Jakarta, IDM โย Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) tengah melatih sekitar 10.000 tentara untuk membantu Rusia dalam menghadapi Ukraina di medan tempur.
Dilansir dari Yonhap, Senin (21/10), informasi itu didasarkan atas laporan intelijen Ukraina, yang ia ungkapkan saat konferensi pers di Brussels setelah KTT Uni Eropa pada beberapa waktu lalu.
“Kami mengetahui sekitar 10.000 tentara Korut yang tengah mereka persiapkan untuk dikirim guna berperang melawan kami. Itu benar-benar masalah yang besar,” katanya.
Baca Juga:ย Konfirmasi Kematian Yahya Sinwar, Hamas Sebut akan Terus Berjuang
Ia menuturkan bahwa Rusia mengandalkan pasukan Korut untuk memenuhi kekurangan pasukan dalam perang yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun tersebut. Menurutnya, kekurangan pasukan itu juga disebabkan oleh banyaknya warga Rusia yang menghindari wajib militer.
“(Presiden Rusia Vladimir) Putin sangat takut dengan mobilisasi karena opini sosial bertentangan dengannya. Itulah sebabnya dia (Putin) berusaha melibatkan peserta lain dalam perang ini,” imbuhnya.
Baca Juga:ย Tanggapi Kematian Yahya Sinwar, Pemimpin Tertinggi Iran: Hamas akan Tetap Hidup
Ia pun menekankan risiko yang ditimbulkan oleh pihak yang membantu Rusia, dan ia mengatakan telah membahas masalah itu dengan para pemimpin Amerika Serikat (AS) maupun Uni Eropa.
Sebelumnya, media Ukraina melaporkan terdapat beberapa personil diyakini berasal dari Korut tewas akibat serangan rudal Ukraina di wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia pada Oktober lalu. Sementara, Rusia membantah tuduhan tersebut. (bp)