Jumat, 4 April 2025

Presiden AS: Penyebaran Senjata Nuklir Rusia Merupakan Ancaman Nyata

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan bahwa pengerahan senjata nuklir taktis Rusia di Belarus merupakan sebuah ancaman nyata. Menurutnya, keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin itu tidak bertanggung jawab.

Dilansir dari Reuters, Selasa (20/6), Biden menilai penyebaran senjata nuklir Rusia di negara tetangganya itu telah menimbulkan kekhawatiran global bahwa suatu saat senjata itu benar-benar digunakan.

Baca Juga:ย PBB: Rusia Telah Halangi Bantuan untuk Korban Banjir Bendungan Kakhovka

“Pengerahan senjata nuklir taktis ke Belarus sama sekali tidak bertanggung jawab. Saya khawatir Putin menggunakan senjata nuklir taktis tersebut. (Ancaman) itu nyata,” kata Biden.

Sebelumnya, sekutu NATO juga mengecam tindakan Rusia yang melanggar kesepakatan nonproliferasi nuklir sekaligus membahayakan keamanan global.

Sementara, Putin menyebut alasan dari penyebaran senjata nuklir di Belarus yaitu sebagai bentuk peringatan terhadap barat akan kekuatan yang dimiliki Rusia.

Baca Juga: Menlu AS Bertemu Presiden Cina, Sepakat Stabilisasi Hubungan Antarnegara

โ€œIni dimaksudkan sebagai unsur pencegahan agar semua pihak yang berpikir untuk mencoba membuat rencana mengalahkan kita, tidak abai dengan pengerahan (senjata nuklir) ini,โ€ kata Putin beberapa waktu lalu.

Langkah itu disebut juga sebagai wujud hubungan yang semakin erat dengan Belarusia sekaligus menjadi yang pertama kali Rusia menyimpan senjata nuklir di negara lain sejak 1990-an. Namun, semua senjata nuklir itu akan tetap berada di bawah kendali Rusia. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer