HANKAM

Pertajam Fungsi Penerangan, TNI Akan Ubah Puspen Jadi Puskominfo

Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar.
Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar. (IDM/Umamah)

Jakarta, IDM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Nugraha Gumilar menyebut Puspen TNI akan berubah nama menjadi Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) TNI. Hal tersebut diungkap Nugraha di sela media gathering bertajuk 'Media Sahabat TNI Prima' di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (3/7).

Gumilar menjelaskan perubahan nama itu telah dikaji sejak tahun lalu. Menurutnya, tidak ada pergeseran signifikan dalam Puskominfo. Ia memastikan bahwa fungsi Puspen TNI dengan nama baru akan makin tajam dengan penerapan komunikasi dua arah.

“Karena selama ini kan penerangan itu hanya sifatnya memberikan informasi ke bawah, tanpa kami mendengar informasi dari bawah ke kami,” ujar Gumilar.

Baca Juga: Keren, Prajurit TNI AD Taklukan Atlet MMA China

“Dengan komunikasi dua arah ini kan seyogyanya memang namanya menjadi Puskominfo, sehingga kami membuka diri apa yang menjadi kelemahan kami, tolong informasikan,” sambungnya.

Sementara terkait struktur, Gumilar mengatakan Puskominfo akan dibuat seperti redaksi media massa. Ia akan menambah sejumlah personel untuk menjalankan tugas Puskominfo.

“Sebetulnya lebih kepada tugas dan tanggung jawab, kami tidak akan menambah orang terlalu banyak,” kata Gumilar.

Baca Juga: Latma Rimpac: Marinir Indonesia Adu Kemampuan Tembak Tempur dengan 7 Negara

“Apple to apple jabatan yang ada di kami sama dengan jabatan di pemimpin redaksi (pemred) atau media, sehingga hubungan di bawahnya lebih smooth,” tuturnya.

Gumilar mengatakan hingga saat ini masih melakukan kajian tergantian pengubahan nama Puspen TNI menjadi Puskominfo TNI.

“Sekarang kami lagi coba (kaji) dengan staf (Puspen TNI) untuk membuat lebih tajam,” terang Gumilar. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.