Jakarta, IDM โย Korea Utara (Korut) mengkritik Amerika Serikat (AS) yang semakin meningkatkan dukungannya terhadap Ukraina melalui berbagai bantuan militer maupun finansial.
Dilansir dari KCNA, laman media pemerintah Korut, Senin (24/6), pernyataan itu diungkapkan oleh Pak Jong Chon, wakil ketua Komisi Militer Pusat. Ia menyoroti bahwa AS telah memasok banyak senjata untuk Ukuran seperti sistem peluncur roket, tank, bom uranium hingga rudal taktis ATACMS.
Baca Juga:ย PBB: Situasi di Gaza Semakin Kacau, Hambat Distribusi Bantuan Kemanusiaan
โJika para penguasa AS terus-terusan mendorong mesin perang mereka ke Ukraina untuk perang proksi melawan Rusia, hal ini pasti akan memicu respons yang lebih kuat dari Rusia,โ kata Pak.
Lebih lanjut, ia menyebut tindakan Rusia sebagai bentuk membela diri yang sah. Ia juga menegaskan dukungan Korut terhadap Rusia dalam mempertahankan kedaulatan.
“Itu adalah hak membela diri Rusia dengan melakukan serangan balik untuk mempertahankan keamanannya dari ancaman yang semakin parah. Setiap tindakan responsif yang diambil oleh Rusia akan menjadi tindakan pembelaan diri yang sah,” ujar Pak.
Baca Juga:ย Membaca Makna Keakraban Rusia-Korut
Pada pekan lalu, Presiden Korut Kim Jong-un telah menyatakan dukungan penuh terhadap Rusia dan berkomitmen untuk memperkuat kerja sama strategis, saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Pyongyang.
โKami akan selalu berdiri bersama tentara dan rakyat Rusia dalam perjuangan yang adil untuk mempertahankan hak kedaulatan, stabilitas strategis, dan integritas wilayah negara mereka,โ imbuh Pak. (bp)