Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) membantah tuduhan negara-negara Barat yang menyebut bahwa pihaknya telah memasok senjata ke Rusia dan digunakan dalam perang melawan Ukraina.
Dilansir dari KCNA, Jumat (17/5), pernyataan itu diungkapkan oleh Kim Yo Jong, pejabat penting sekaligus adik Presiden Korut Kim Jong Un. Ia menegaskan, sistem persenjataan yang dikembangkan oleh negaranya selama beberapa bulan terakhir tidak untuk dijual ke pihak lain.
Baca Juga:ย Presiden Korut Inspeksi Sistem Rudal Taktis
“Seperti yang telah kami nyatakan beberapa kali, rumor tentang transaksi senjata antara Korut dan Rusia keliru dan fiksi sekaligus paradoks yang paling tidak masuk akal,” katanya.
“Beragam perkembangan yang dilakukan di bidang pertahanan akhir-akhir ini sejalan dengan rencana lima tahun pembangunan pertahanan negara dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tempur tentara kita,” tambahnya.
Baca Juga:ย Ancaman Sabotase Meningkat, Polandia Tambah Anggaran Intelijen
Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) menuduh Korut telah mentransfer senjata ke Rusia untuk digunakan melawan Ukraina. Baik Rusia maupun Korut membantah tuduhan tersebut, namun keduanya menjalin hubungan militer yang lebih erat ketika Kim Jong Un bertemu Vladimir Putin pada September tahun lalu. (bp)