HANKAM

Jauh-Jauh Hari, TNI AL Sudah Siapkan 10 KRI untuk Amankan Pelantikan Prabowo-Gibran

KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
KRI I Gusti Ngurah Rai-332. (Foto: Dok. PT PAL)

Jakarta, IDM – TNI AL menyiagakan sejumlah alutsista kapal perang (KRI) sebagai pengamanan sektor laut dalam kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pada Minggu pekan ini.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady mengungkapkan TNI AL sudah menyiapkan sebanyak 10 KRI, sejak penyelenggaraan HUT ke-79 TNI, pada 5 Oktober lalu.

Baca Juga: Kerahkan Ribuan Personel hingga Beragam Alutsista, Pangkoopsudnas: TNI AU Dukung Suksesnya Pelantikan Presiden dan Wapres

"Saat ini TNI AL tengah menyiagakan lebih dari 10 KRI di sekitaran perairan Teluk Jakarta untuk mengamankan proses pelantikan presiden dan wakil yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2024," ungkap Wira kepada Indonesia Defense Magazine, di Jakarta, Kamis (17/10).

Dia melanjutkan, pengerahan 10 KRI tersebut merupakan di luar unsur-unsur kapal perang TNI AL yang terus-menerus beroperasi di wilayah laut yuridiksi nasional Indonesia sepanjang tahun.

"KRI yang mengamankan proses pelantikan ini berasal dari sejumlah satuan TNI AL, yang memang disiapkan sejak HUT TNI hingga selesainya proses pelantikan presiden dan wakil," lanjut Wira.

Baca Juga: Pengamanan Pelantikan Prabowo-Gibran, TNI AL Kerahkan 3.500 Marinir hingga 3 Pesawat

Adapun 10 KRI yang disiagakan di sekitar perairan Teluk Jakarta di antaranya seperti KRI I Gusti Ngurah Rai-332; KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992; KRI Semarang-594; KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376; KRI Bung Karno-369; KRI Halasan-630; KRI Cucut-886; hingga KRI Cakalang-852.

Selain itu, untuk pengamanan sektor darat, TNI AL mengerahkan lebih dari 3.500 prajurit Korps Marinir dari Pasmar 1 (Jakarta) dan Pasmar 2 (Surabaya). Kemudian, tiga unsur udara dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) yang meliputi helikopter dan pesawat berkemampuan antikapal selam, yaitu helikopter Panther HS-1308, Panther HS-1311, dan CN P-8305. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.