Jakarta, IDM โย TNI AL menyiagakan sejumlah alutsista kapal perang (KRI) sebagai pengamanan sektor laut dalam kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pada Minggu pekan ini.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady mengungkapkan TNI AL sudah menyiapkan sebanyak 10 KRI, sejak penyelenggaraan HUT ke-79 TNI, pada 5 Oktober lalu.
“Saat ini TNI AL tengah menyiagakan lebih dari 10 KRI di sekitaran perairan Teluk Jakarta untuk mengamankan proses pelantikan presiden dan wakil yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2024,” ungkap Wira kepada Indonesia Defense Magazine, di Jakarta, Kamis (17/10).
Dia melanjutkan, pengerahan 10 KRI tersebut merupakan di luar unsur-unsur kapal perang TNI AL yang terus-menerus beroperasi di wilayah laut yuridiksi nasional Indonesia sepanjang tahun.
“KRI yang mengamankan proses pelantikan ini berasal dari sejumlah satuan TNI AL, yang memang disiapkan sejak HUT TNI hingga selesainya proses pelantikan presiden dan wakil,” lanjut Wira.
Baca Juga:ย Pengamanan Pelantikan Prabowo-Gibran, TNI AL Kerahkan 3.500 Marinir hingga 3 Pesawat
Adapun 10 KRI yang disiagakan di sekitar perairan Teluk Jakarta di antaranya seperti KRI I Gusti Ngurah Rai-332; KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992; KRI Semarang-594; KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376; KRI Bung Karno-369; KRI Halasan-630; KRI Cucut-886; hingga KRI Cakalang-852.
Selain itu, untuk pengamanan sektor darat, TNI AL mengerahkan lebih dari 3.500 prajurit Korps Marinir dari Pasmar 1 (Jakarta) dan Pasmar 2 (Surabaya). Kemudian, tiga unsur udara dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) yang meliputi helikopter dan pesawat berkemampuan antikapal selam, yaitu helikopter Panther HS-1308, Panther HS-1311, dan CN P-8305. (at)