Jakarta, IDM – Perundingan mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hamas tampaknya hanya menghasilkan sedikit kemajuan. Kedua belah pihak tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka siap untuk berkompromi.
Dilansir dari Al Jazeera, Jumat (5/4), Israel yang tidak menyetujui permintaan Hamas agar warga Palestina yang mengungsi dapat kembali tinggal di Jalur Gaza merupakan salah satu masalah utama yang menghambat perundingan gencatan senjata. Begitupun Hamas yang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melepaskan tawanan jika Israel tidak menyetujui permintaannya.
Baca Juga:ย Tewaskan Tujuh Stafnya, Pendiri WCK Sebut Israel Menyerang Secara Sistematis
Sementara, Qatar bersama Mesir dan Amerika Serikat (AS) telah melakukan mediasi dalam upaya untuk mewujudkan gencatan senjata sekaligus pertukaran tawanan.
โKembalinya para pengungsi ke rumah mereka, yang belum disetujui oleh Israel adalah masalah utama yang harus kita hadapi,โ kata Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.
Baca Juga:ย Serbia akan Tingkatkan Kerja Sama Industri Pertahanan dengan Prancis
Sheikh Mohammed mengungkapkan, masalah lain yang belum terselesaikan adalah jumlah tawanan yang akan dibebaskan oleh masing-masing pihak. (bp)