INTERNASIONAL

Iran Akui Kirim Drone Ke Rusia Sebelum Konflik Ukraina

Drone Shahed-136
Bagian yang diklaim Ukraina sebagai Drone Shahed-136 (Dok. Reuters)

Jakarta, IDM - Iran mengaku telah memasok pesawat nirawak atau Drone ke Rusia, namun pengirimannya telah dilakukan jauh sebelum terjadi perang di Ukraina, Sabtu (5/11). Pesawat Nirawak buatan Iran digunakan oleh Rusia untuk menargetkan Ibu Kota Kyiv, Ukraina.

Dilansir dari Irna, sebuah media resmi Iran, Sabtu (5/11), Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian mengkonfirmasi bahwa Iran memang memasok pesawat nirawak buatannya ke Rusia. Namun, pengirimannya telah dilakukan beberapa bulan sebelum perang antara Rusia dan Ukraina muncul.

Hossein menegaskan bahwa isu perihal Iran memasok senjata khususnya pesawat nirawak ke Rusia untuk menyerang Ukraina tidaklah benar. Menurutnya, isu tersebut adalah tuduhan tidak mendasar yang diciptakan oleh negara-negara barat.

“Keributan telah diciptakan oleh negara-negara Barat, menuduh Iran memasok Rusia dengan pesawat nirawak yang digunakan untuk perang Ukraina adalah sepenuhnya salah. Pengiriman pesawat nirawak terjadi beberapa bulan sebelum konflik,” ujar Hossein.

Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina telah melaporkan lonjakan serangan drone terhadap infrastruktur sipil, terutama menargetkan pembangkit listrik dan bendungan, menggunakan pesawat nirawak Shahed-136 buatan Iran.

Hossein pun bersedia untuk melakukan pembicaraan dengan Ukraina tekait tuduhan tersebut. Ia meyakinkan bahwa Iran menentang tindakan Rusia terhadap Ukraina dan mendukung upaya-upaya damai.

Baca: Jepang Gelar Parade Armada AL Internasional

“Jika Ukraina memiliki dokumen (bukti) kalau Rusia menggunakan pesawat nirawak Iran di perang Ukraina, maka mereka harus memberikannya kepada kami. Jika terbukti Rusia menggunakan pesawat nirawak Iran dalam perang Ukraina, kami tidak akan acuh terhadap masalah ini,” ujar Hossein. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.