Jakarta, IDM โ Romania dan Latvia, yang merupakan anggota NATO dan sekutu Ukraina, melaporkan bahwa drone Rusia melanggar wilayah udara mereka pada beberapa waktu lalu.
Kementrian Pertahanan (Kemhan) Romania mengatakan bahwa drone itu memasuki Romania ketika Rusia melancarkan serangan udara terhadap infrastruktur sipil dan pelabuhan Ukraina, yang dekat perbatasan.
Menanggapi hal tersebut, Romania segera mengerahkan dua pesawat tempur F-16 dan memperingatkan penduduk daerah Tulcea dan Constanta untuk berlindung.
Baca Juga: Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 di Yaman
“Dua pesawat F-16 Angkatan Udara Romania lepas landas dari Pangkalan Udara Borcea ke-86 untuk memantau situasi udara. Selama kejadian ini, sistem radar mengidentifikasi dan melacak rute drone yang memasuki wilayah udara nasional,” kata Kemhan Romania melansir laman resmi Mapn.ro, Senin (9/9).
Lebih lanjut, dikatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan terhadap potensi “zona dampak” di daerah tak berpenghuni di sepanjang perbatasan Romania-Ukraina. Tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban maupun kerusakan.
“Dari data yang ada, kemungkinan zona dampak di wilayah nasional teridentifikasi, di daerah tak berpenghuni dekat desa Periprava,” tambahnya.
Baca Juga: Diduga Agen Intelijen, Belarusia Tahan Warga Jepang
Sebelumnya, laporan serupa juga disampaikan oleh Menhan Latvia Andris Spruds bahwa drone Rusia jatuh di dekat Kota Rezekne. Drone itu kemungkinan telah menyimpang ke Latvia dari Belarusia, sekutu Rusia.
Presiden Latvia Edgars Rinkevics menegaskan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan berkomunikasi dengan sekutu NATO untuk menanggapinya bersama.
“Drone militer Rusia jatuh di wilayah Timur Latvia kemarin. Penyelidikan masih berlangsung. Kami terus berhubungan erat dengan sekutu-sekutu kami. Jumlah insiden semacam itu terus meningkat di sepanjang sisi Timur NATO dan kita harus mengatasinya secara kolektif,” tulis Rinkevics melalui platform X resminya. (bp)