Jakarta, IDM โย Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengkritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) karena gagal membantu menegakkan hak rakyat Palestina untuk bernegara.
Menurutnya, PBB berada dalam tekanan Amerika Serikat (AS) sehingga tidak mampu memberikan solusi maupun mengadopsi resolusi untuk mewujudkan hal tersebut.
Baca Juga:ย Australia Uji Coba Rudal SM-6 untuk Pertama Kali
“PBB telah gagal dalam misinya untuk memberikan solusi tunggal atau mengadopsi resolusi yang akan memastikan terwujudnya hak rakyat Palestina untuk bernegara,” kata Abbas saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, melansir AA, Rabu (14/8).
“Karena tekanan AS, PBB tidak dapat memenuhi misinya untuk memberikan solusi atau mengadopsi resolusi yang akan mengamankan hak-hak rakyat Palestina,” tambahnya.
Baca Juga:ย Korsel dan AS akan Gelar Latihan simulasi Serangan Nuklir Korut untuk Pertama Kali
Lebih lanjut, ia mengapresiasi kerja sama Rusia-Palestina yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Dengan tegas ia kembali menyerukan pendudukan ilegal Israel harus segera dihentikan.
“Lebih dari 40.000 orang telah tewas sejak Oktober, sekitar 80.000 orang terluka, dan lebih dari 15.000 orang hilang. Ini adalah kenyataan di Gaza, bersama dengan situasi di Yerusalem dan Tepi Barat,” katanya. (bp)