Bertemu Putin, Presiden Abbas: PBB Gagal Tegakkan Hak Rakyat Palestina

Jakarta, IDM – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengkritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) karena gagal membantu menegakkan hak rakyat Palestina untuk bernegara.
Menurutnya, PBB berada dalam tekanan Amerika Serikat (AS) sehingga tidak mampu memberikan solusi maupun mengadopsi resolusi untuk mewujudkan hal tersebut.
Baca Juga: Australia Uji Coba Rudal SM-6 untuk Pertama Kali
"PBB telah gagal dalam misinya untuk memberikan solusi tunggal atau mengadopsi resolusi yang akan memastikan terwujudnya hak rakyat Palestina untuk bernegara," kata Abbas saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, melansir AA, Rabu (14/8).
"Karena tekanan AS, PBB tidak dapat memenuhi misinya untuk memberikan solusi atau mengadopsi resolusi yang akan mengamankan hak-hak rakyat Palestina," tambahnya.
Baca Juga: Korsel dan AS akan Gelar Latihan simulasi Serangan Nuklir Korut untuk Pertama Kali
Lebih lanjut, ia mengapresiasi kerja sama Rusia-Palestina yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Dengan tegas ia kembali menyerukan pendudukan ilegal Israel harus segera dihentikan.
"Lebih dari 40.000 orang telah tewas sejak Oktober, sekitar 80.000 orang terluka, dan lebih dari 15.000 orang hilang. Ini adalah kenyataan di Gaza, bersama dengan situasi di Yerusalem dan Tepi Barat," katanya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































