Jakarta, IDM โย Kementerian Pertahanan (Kemhan) Australia menyampaikan protes keras kepada Cina karena pesawat tempur J-10 membahayakan helikopter MH60R Seahawk Australia dengan tembakan suar di perairan internasional pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Defence.gov.au, laman resmi Kemhan Australia, Selasa (7/5), helikopter Australia itu terbang dari HMAS Hobart di Laut Kuning sebagai bagian dari Operasi Argos. Operasi tersebut merupakan kontribusi Australia terhadap upaya internasional dalam menegakkan sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap Korea Utara.
Baca Juga:ย PBB Kecam Rencana Serangan Darat Israel ke Rafah
“Selama kegiatan ini, helikopter MH-60R Angkatan Laut Australia yang diluncurkan dari HMAS Hobart dicegat oleh pesawat tempur PLA-AF,” kata Kemhan Australia.
“Pesawat PLA-AF melepaskan suar melintasi jalur penerbangan helikopter Angkatan Pertahanan Australia (ADF). Ini adalah manuver tidak aman yang menimbulkan risiko bagi pesawat dan personel,” jelasnya.
Baca Juga: Israel Tutup dan Ambil Alih Pintu Penyebrangan Rafah dari Gaza
Meskipun helikopter itu berhasil menghindari tembakan suar dan tidak ada korban, namun tetap sangat membahayakan. Kemhan Australia pun meminta agar Cina mematuhi peraturan yang berlaku dan melakukan operasi militer secara profesional. (bp)