Jumat, 4 April 2025

Australia, Kanada dan Selandia Baru Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Jakarta, IDM – Australia, Kanada dan Selandia Baru menyerukan gencatan senjata kemanusiaan secepatnya, usai Israel mengumumkan rencana operasi militer tambahan di Rafah, wilayah Gaza bagian selatan.

Dilansir dari The Guardian, Jumat (16/2), perdana menteri ketiga negara mengeluarkan pernyataan bersama yang memperingatkan Israel agar tidak melakukan serangan darat yang akan menjadi bencana bagi wilayah Rafah dan โ€œtidak ada tempat lain bagi warga sipil untuk pergiโ€.

Baca Juga:ย Ukraina Klaim Tenggelamkam Kapal Perang Rusia di Laut Hitam

โ€œOperasi militer ke Rafah akan menjadi bencana besar. Dengan situasi kemanusiaan di Gaza yang sudah sangat buruk, dampak operasi militer yang diperluas terhadap warga sipil Palestina akan sangat menghancurkan. Kami mendesak pemerintah Israel untuk tidak mengambil jalan ini. Tidak ada tempat lain bagi warga sipil untuk pergi,” tulis pernyataan bersama Anthony Albanese, Justin Trudeau dan Christopher Luxon.

Mereka juga menekankan bahwa melindungi warga sipil merupakan kewajiban berdasarkan hukum kemanusiaan internasional. Namun, gencatan senjata berkelanjutan tidak dapat dilakukan secara sepihak. Hamas pun disebut harus turut melucuti senjata dan membebaskan semua tawanan perang.

Baca Juga:ย AS Lakukan Serangan Siber Terhadap Kapal Pengintai Iran

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Israel mengatakan pihaknya akan terus melancarkan serangan terhadap Hamas di Rafah, tempat perlindungan terakhir bagi puluhan ribu pengungsi Palestina di Gaza bagian selatan. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer