Australia, Kanada dan Selandia Baru Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Jakarta, IDM - Australia, Kanada dan Selandia Baru menyerukan gencatan senjata kemanusiaan secepatnya, usai Israel mengumumkan rencana operasi militer tambahan di Rafah, wilayah Gaza bagian selatan.
Dilansir dari The Guardian, Jumat (16/2), perdana menteri ketiga negara mengeluarkan pernyataan bersama yang memperingatkan Israel agar tidak melakukan serangan darat yang akan menjadi bencana bagi wilayah Rafah dan “tidak ada tempat lain bagi warga sipil untuk pergi”.
Baca Juga: Ukraina Klaim Tenggelamkam Kapal Perang Rusia di Laut Hitam
“Operasi militer ke Rafah akan menjadi bencana besar. Dengan situasi kemanusiaan di Gaza yang sudah sangat buruk, dampak operasi militer yang diperluas terhadap warga sipil Palestina akan sangat menghancurkan. Kami mendesak pemerintah Israel untuk tidak mengambil jalan ini. Tidak ada tempat lain bagi warga sipil untuk pergi," tulis pernyataan bersama Anthony Albanese, Justin Trudeau dan Christopher Luxon.
Mereka juga menekankan bahwa melindungi warga sipil merupakan kewajiban berdasarkan hukum kemanusiaan internasional. Namun, gencatan senjata berkelanjutan tidak dapat dilakukan secara sepihak. Hamas pun disebut harus turut melucuti senjata dan membebaskan semua tawanan perang.
Baca Juga: AS Lakukan Serangan Siber Terhadap Kapal Pengintai Iran
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Israel mengatakan pihaknya akan terus melancarkan serangan terhadap Hamas di Rafah, tempat perlindungan terakhir bagi puluhan ribu pengungsi Palestina di Gaza bagian selatan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































