AS dan Inggris Tembak Jatuh 15 Drone Houthi di Laut Merah

Jakarta, IDM - Amerika Serikat (AS) dan Inggris mengatakan bahwa kapal perang mereka telah menembak jatuh total 15 drone di Laut Merah. Drone itu diluncurkan oleh militan Houthi dan menargetkan kapal-kapal yang berlayar menuju Israel.
Dilansir dari Al Jazeera, Senin (18/12), US Central Command mengatakan bahwa kapal perusak berpeluru kendali mereka telah menembak jatuh sebanyak 14 drone dari daerah Yaman yang dikuasai Houthi di Laut Merah.
Baca Juga: Hadapi Korut, AS dan Korsel Jajaki Kerja Sama Pertahanan Nuklir
"Drone itu ditembak jatuh tanpa menimbulkan kerusakan pada kapal di daerah tersebut atau dilaporkan adanya korban cedera," katanya.
Senada, Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps mengatakan bahwa kapal perusak Angkatan Laut Inggris HMS Diamond menembakkan rudal Sea Viper dan menghancurkan sebuah drone yang menargetkan kapal komersil.
Shapps menegaskan, serangan terhadap kapal komersil oleh pemberontak Houthi merupakan ancaman langsung terhadap perdagangan internasional dan keamanan maritim.
Baca Juga: Korut Diduga Retas Data Senjata Laser Milik Korsel
“Inggris tetap berkomitmen untuk menangkis serangan-serangan ini untuk melindungi arus bebas perdagangan global,” ujar Shapps.
Sementara, Houthi sendiri menyebut akan terus menyerang kapal apa pun yang terkait dengan Israel di Laut Merah, salah satu rute pelayaran tersibuk di dunia, untuk menekan Israel agar menghentikan serangannya di Gaza. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































