Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) dan Inggris mengatakan bahwa kapal perang mereka telah menembak jatuh total 15 drone di Laut Merah. Drone itu diluncurkan oleh militan Houthi dan menargetkan kapal-kapal yang berlayar menuju Israel.
Dilansir dari Al Jazeera, Senin (18/12), US Central Command mengatakan bahwa kapal perusak berpeluru kendali mereka telah menembak jatuh sebanyak 14 drone dari daerah Yaman yang dikuasai Houthi di Laut Merah.
Baca Juga:ย Hadapi Korut, AS dan Korsel Jajaki Kerja Sama Pertahanan Nuklir
“Drone itu ditembak jatuh tanpa menimbulkan kerusakan pada kapal di daerah tersebut atau dilaporkan adanya korban cedera,” katanya.
Senada, Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps mengatakan bahwa kapal perusak Angkatan Laut Inggris HMS Diamond menembakkan rudal Sea Viper dan menghancurkan sebuah drone yang menargetkan kapal komersil.
Shapps menegaskan, serangan terhadap kapal komersil oleh pemberontak Houthi merupakan ancaman langsung terhadap perdagangan internasional dan keamanan maritim.
Baca Juga:ย Korut Diduga Retas Data Senjata Laser Milik Korsel
โInggris tetap berkomitmen untuk menangkis serangan-serangan ini untuk melindungi arus bebas perdagangan global,โ ujar Shapps.
Sementara, Houthi sendiri menyebut akan terus menyerang kapal apa pun yang terkait dengan Israel di Laut Merah, salah satu rute pelayaran tersibuk di dunia, untuk menekan Israel agar menghentikan serangannya di Gaza. (bp)