Salatiga, IDM โย Batalyon Infanteri 411/Pandawa/6/2 Kostrad TNI AD dan Singapore Armed Forces (SAF) menggelar patroli tempur dalam latihan bersama (latma) Safkar Indopura di Salatiga, Jawa Tengah, (11/9).
Latma Safkar Indopura ke-36 menjadi simbol eratnya hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Singapura, yang terus diperkuat dari tahun ke tahun.
Latma tahun ini mengusung misi mempererat hubungan pertahanan; membangun kepercayaan antar kedua angkatan darat; serta meningkatkan keterampilan dan profesionalisme prajurit TNI AD dan SAF.
Latihan berlangsung selama 12 hari, di mana para prajurit dari kedua negara diasah kemampuannya melalui berbagai kegiatan seperti professional exchange, live firing exercise, command post exercise, dan field training exercise.
Semua kegiatan tersebut dirancang secara sistematis, untuk meningkatkan kemampuan manuver satuan, kerjasama taktis, dan kesiapan tempur dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Baca juga: Aksi Prajurit dari Berbagai Negara dalam Super Garuda Shield 2024
Selain pelatihan teknis, dalam kegiatan ini para prajurit juga saling berbagi pengetahuan terkait taktik militer modern dan penggunaan teknologi pertahanan terbaru. Dan tentunya menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan diplomasi militer antara Indonesia dan Singapura.
Latihan Safkar Indopura yang digelar sejak tahun 1989 ini memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas kawasan serta membangun kapasitas pertahanan regional yang tangguh. Melalui latihan ini, Indonesia dan Singapura tidak hanya memperkuat kerjasama militer, namun juga membangun rasa saling percaya dan kebersamaan di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks. (IDM/Faisal Ramadhan)