Walaupun Sudah Disahkan DPR, UU TNI Belum Bisa Digunakan

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei Sianturi, mengatakan revisi undang-undang TNI yang baru disahkan oleh DPR RI belum dapat digunakan.
DPR RI mengesahkan rancangan undang-undang tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (RUU TNI) menjadi undang-undang dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh sejumlah menteri, pada pertengahan Maret lalu.
Baca Juga: Soal Pergantian KSAL, TNI Masih Tunggu Sidang Dewan Jakti
"Undang-undang itu sendiri kan sudah disahkan, tetapi belum diundangkan sehingga hari ini kita masih mengacu undang-undang nomor 34 tahun 2004 yang lama," kata Kristomei, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (9/4).
Sebelumnya, Kristomei menjawab soal ketentuan pensiun pejabat perwira tinggi bintang empat, dalam hal ini Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Laksamana Muhammad Ali yang kini memimpin jabatan tersebut, genap berusia 58 tahun dan merujuk pada undang-undang lama, Ali memasuki masa purnatugas.
Baca Juga: TNI Pastikan Tidak Ada Militerisasi di Kampus
"Nanti bagaimana mekanisme tentang, misalnya (pergantian) KSAL, nanti kita tunggu saja," jelasnya.
Meskipun per hari ini Ali berusia 58 tahun, Kristomei mengatakan masa pensiun memiliki rentang waktu pensiun sampai 1 Mei mendatang.
"Beliau hari ini berulang tahun memang, kalau sekarang itu berulang tahun, tetapi kan masa rentang itu sampai 1 Mei. Untuk pensiun itu, diambil akhirnya itu sampai 1 Mei," ujarnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































