Kamis, 3 April 2025

Uni Eropa Sepakat Memperkuat Kerja Sama Maritim Dengan Filipina

Jakarta, IDM – Uni Eropa mulai mempererat kerja sama dengan Filipina di berbagai bidang, termasuk keamanan maritim. Langkah itu dilakukan sebagai langkah untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Dilansir dari Ec.europa.eu, Selasa (1/8), Presiden European Commission Ursula von der Leyen telah melakukan pertemuan dengan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. di Manila pada beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, keduanya menilai kapabilitas pertahanan harus terus di tingkatkan di tengah dinamika tantangan maritim.

Baca Juga:ย Gelar Parade Angkatan Laut, Putin: Rusia Akan Tambah 30 Armada Kapal

“Kami siap memperkuat kerja sama dengan Filipina di bidang keamanan maritim di kawasan dengan berbagi informasi, melakukan penilaian ancaman, dan membangun kapasitas penjaga pantai,” kata Leyen.

Melalui pertemuan itu pula, Leyen menegaskan kembali dukungan Uni Eropa atas putusan arbitrase internasional tahun 2016. Putusan itu menyebut klaim sepihak Cina di Laut Cina Selatan tidak memiliki dasar hukum dan perselisihan harus diselesaikan secara damai.

Kendati demikian, Cina menolak keputusan arbitrase tersebut dan bersikeras klaim wilayah itu didasarkan dari aspek sejarah selama berabad-abad lalu sejak masa kekaisaran. Sehingga, Cina kini seringkali menunjukkan postur kekuatan di wilayah Laut Cina Selatan.

Baca Juga:ย ECOWAS Ancam Akan Intervensi Militer Untuk Hentikan Kudeta di Nigeria

“Uni Eropa menggarisbawahi bahwa putusan Pengadilan Arbitrase di Laut Cina Selatan tahun 2016 mengikat secara hukum, dan memberikan dasar untuk menyelesaikan perselisihan antara para pihak secara damai,” ujar Leyen.

“Uni Eropa sangat mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Karena Indo-Pasifik yang bebas dari ancaman paksaan adalah kunci stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran rakyat kita,” tambahnya.

Filipina juga memainkan peran sentral dalam persaingan geopolitik di Laut China Selatan di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Cina. Pada bulan April lalu, AS dan Filipina melakukan latihan militer yang dipandang sebagai bentuk deterrence ke Beijing. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer