INTERNASIONAL

Ukraina Klaim Rusia Serang Fasilitas Penyimpanan Pangan di Odessa

Odessa
Tempat penyimpanan hancur di Odessa. (Foto: Wikimedia)

Jakarta, IDM - Rusia disebut telah memperluas serangan ke sebuah tempat penyimpanan hasil pertanian di wilayah Odesa, Ukraina pada beberapa waktu lalu. Serangan itu menjadi serangkaian langkah konfrontatif Rusia yang dilakukan usai keluar dari kesepakatan ekspor biji-bijian di Laut Hitam.

Dilansir dari AP, Sabtu (22/7), Gubernur Odessa Oleh Kiper mengatakan bahwa Rusia telah meluncurkan dua rudal jelajah ke lokasi penyimpanan pertanian atau Silo. Sebanyak dua orang dilaporkan terluka dan sekitr 100 ton kacang polong hancur.

Baca Juga: AS Sebut Cina Terus Berupaya Perluas Postur Militer di Indo-Pasifik

Kiper menilai, langkah Rusia yang merusak fasilitas infrastruktur penting itu bertujuan untuk melumpuhkan kegiatan ekspor pangan Ukraina. Sebelumnya, Rusia juga telah menargetkan pelabuhan Mykolaiv dan merusak akses kapal ekspor biji-bijian.

“Rusia terus melakukan teror, dan itu tidak diragukan lagi berkaitan erat dengan kesepakatan biji-bijian,” kata Natalia Humeniuk, juru bicara Komando Operasi Selatan militer Ukraina.

Sementara, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Vershinin menyebut pihaknya tidak lagi menganggap kapal yang masuk melalui Laut Hitam sebagai kapal ekspor pengangkut pangan. Rusia telah mencurigai kapal-kapal itu berubah menjadi penyelundup persenjataan dari barat ke Ukraina.

Baca Juga: Israel Kembali Lakukan Penembakan di Tepi Barat

Oleh sebab itu, Vershinin mengatakan Angkatan Laut Rusia akan bertindak tegas terhadap kapal-kapal tersebut demi memastikan mereka tidak membawa kargo militer.

“Tidak ada lagi koridor kemanusiaan di laut, yang ada hanyalah zona bahaya militer yang meningkat,” kata Vershinin. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.