Jakarta, IDM โ Koarmada II memberikan latihan pratugas kepada 120 prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-P UNIFIL untuk persiapan bertugas ke daerah misi perdamaian PBB di Lebanon, pada 2025.
Ratusan prajurit TNI AL itu mengikuti latihan pratugas yang digelar di Pusat Latihan Kapal Perang (Puslatkaprang) Komando Latihan (Kolat) Koarmada II dan mendapatkan pengarahan langsung oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksamana Muda Yayan Sofiyan, Surabaya, Jumat (11/10).
“Koarmada II sebagai pusat latihan strategis TNI AL berperan penting dalam menyiapkan prajurit untuk menjalankan misi perdamaian internasional,” ujar Yayan, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Senin (14/10).
Baca Juga: Taruna AAL Latihan Peran Layar saat Lintasi Laut Cina Selatan
Dia melanjutkan, latihan pratugas dirancang untuk menguji kesiapan dan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin terjadi selama bertugas dalam MTF di bawah misi UNIFIL.
Selain itu, Yayan juga menekankan latihan pratugas penting dalam membekali personel dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan stabilitas di perairan Lebanon.
“Koarmada II punya peran sentral mendidik dan melatih personel TNI AL agar siap mengemban tugas mulia ini. Saya yakin dengan bekal latihan yang matang, prajurit satgas MTF akan mampu menjalankan tugas dengan baik, mengharumkan nama bangsa, dan menjaga kehormatan TNI di mata internasional,” ucap Yayan.
“Latihan ini juga merupakan bagian dari komitmen Koarmada II dalam mendukung operasi perdamaian dunia dan memastikan kesiapan penuh personel sebelum ditempatkan di medan operasi,” imbuhnya.
Baca Juga: Di Sela-sela Patroli, Satgas Yonif Raider 509 Bagikan Sembako untuk Warga Bilogai
Adapun 120 prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL dijadwalkan berangkat ke Lebanon, Desember 2024. Hal tersebut diungkapkan oleh Kabiddukkum Babinkum TNI Kolonel Laut (H) R. Deni Nugraha Ramdani saat memberikan pembekalan hukum pada latihan pratugas Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL di, Surabaya, Jumat (4/10) lalu.
“Satgas MTF ini akan on board di atas KRI Sultan Iskandar Muda-367, dipimpin Letkol Laut (P) Anugrah Anurullah. Direncanakan berangkat ke Lebanon medio Desember 2024,” ungkap Deni.
Dalam beberapa pekan terakhir, situasi di Lebanon semakin memanas mengingat militer Israel (IDF) terus meluncurkan berbagai serangan lewat udara dan darat ke daerah-daerah pemukiman warga sipil maupun ke markas-markas PBB.
Baca Juga: TNI AD Bersihkan Sungai Ciliwung Sejauh 120 Kilometer
Militer Israel pada Kamis (10/10) pagi menargetkan menara pengamatan UNIFIL di Markas UNIFIL di Naqoura, dan menembakkan senjata dari tank Merkava ke arah menara pengamatan itu. Akibatnya, dua prajurit TNI yang bertugas bersama UNIFIL di menara jaga itu pun mengalami luka-luka.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengutuk keras serangan militer Israel yang menargetkan pasukan perdamaian PBB sekaligus prajurit TNI itu. Retno menyatakan Indonesia tidak akan pernah gentar membantu PBB menjaga perdamaian di Lebanon.
“Serangan merupakan upaya teror Israel kepada pasukan penjaga perdamaian dan masyarakat internasional. Indonesia menegaskan bahwa mereka yang teguh pada prinsip perdamaian tidak akan pernah gentar,” kata Retno pada sela-sela kegiatannya di Vientiane, Laos, Jumat (11/10). (at)