Jakarta, IDM โย TNI AD dari Kodam II/Sriwijaya menggelar simulasi penanganan konflik bersenjata non internasional. Materi ini diberikan sebagai bagian dari kegiatan Transfer of Knowledge (TOK) Hukum Fungsi Komando Tersebar yang diberikan Direktorat Hukum Angkatan Darat atau Ditkumad.
Dilansir dari keterangan Pendam II/Sriwijaya, Jumat, (2/8) dijelaskan simulasi ini menampilkan skenario penyelamatan sandera yang ditawan oleh kelompok separatis.
Baca Juga:ย Jaga Perairan Kupang, Bakamla Bentuk Relawan Pengamanan Laut
“Disamping pembelajaran teori para peserta TOK Hukum Fungsi Komando Tersebar juga diberikan aplikasi pengetahuan berupa simulasi terkait pelaksanaan proses penanganan konflik bersenjata non internasional,” tulis keterangan Pendam II/Sriwijaya.
Untuk diketahui kegiatan TOK Hukum Fungsi Komando Tersebar diberikan kepada para prajurit agar tidak hanya mampu menjalankan tugas dengan efektif, tetapi juga dapat menghindari pelanggaran hukum yang dapat merugikan institusi dan bangsa.
Baca Juga:ย Pimpin Rakor, Ini Pesan Wakil KSAU Jelang Pelaksanaan Annual Staff Meeting ke-18 TNI AU-RSAF
Pangdam II/Swj dalam sambutannya yang dibacakan Kakumdam II/Swj Kolonel Chk Amir Welong mengatakan bahwa peran strategis peserta TOK, baik sebagai komandan atau staf, dalam menjalankan tugas pokok yang diberikan institusi TNI sangatlah penting.
“Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang hukum dan aplikasinya secara benar dan tepat sangatlah diperlukan, sehingga semua permasalahan hukum dapat diselesaikan dengan tuntas,โ katanya. (rr)