Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Prancis sejak Senin (9/10).
Salah satu agenda kunker tersebut adalah kunjungan pabrik (factory visit) ke Safran Aircraft Engines, sebuah perusahaan yang terkenal dalam perawatan dan pengembangan teknologi mesin pesawat militer di Prancis.
โKunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi TNI Angkatan Udara untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang teknologi militer terkini, khususnya dalam bidang mesin jet turbofan after burning,โ tulis TNI AU dikutip dari Instagram @militer.udara, Selasa (10/10).
Baca Juga:ย Gali Parit Warga di Papua Temukan Tank Bekas Perang Dunia ke II
Pada kesempatan yang sama, kunjungan ini diharapkan dapat membawa manfaat besar untuk memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis, khususnya dalam pengembangan dan perawatan mesin pesawat tempur; serta teknologi militer modern.
Dalam factory visit tersebut, KSAU beserta rombongan mendapat paparan mengenai mesin M88, yang merupakan mesin jet canggih yang dikembangkan untuk pesawat tempur Dassault Rafale.
โMesin turbofan M88 ini memiliki peran yang krusial dalam meningkatkan kinerja pesawat tempur modern generasi terkini,โ sambung TNI AU.
Baca Juga:ย Tiga Kapal Perang India Masuk Jakarta, Pasukan Hantu Laut Marinir Siaga
Sebagai informasi, kekuatan udara Indonesia diketahui akan diperkokoh dengan hadirnya 42 pesawat tempur Dassault Rafale pasca penandatanganan kontrak yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan dan Dassault Rafale pada Februari 2022 silam.
Dikutip dari laman resmi pabrikan pesawat tempur asal Prancis tersebut, akuisisi Rafale generasi terbaru untuk TNI AU mencakup solusi ‘turnkey’ lengkap serta pengembalian industri yang substansial untuk sektor penerbangan Indonesia.
Proyek pendidikan juga akan diluncurkan sebagai bagian dari pelatihan teknis pengetahuan penerbangan bagi pilot dan teknisi. (yas)