Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung proyek-proyek alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis matra laut yang kini digarap di galangan PT PAL Indonesia.
PT PAL Indonesia menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meriset sistem pendorong ramah lingkungan bagi kapal induk KRI Sriwijaya-100. Kerja sama ini digeber agar hasil riset ilmiah bisa langsung dipakai untuk mendongkrak teknologi maritim dalam negeri.
PT PAL Indonesia meneken kerja sama dengan galangan kapal asal Prancis, Naval Group, untuk menggarap perawatan dan perbaikan kapal selam atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Kolaborasi ini digeber demi mendongkrak penguasaan teknologi pertahanan bawah air domestik.
Sebanyak dua kapal perang TNI AL jenis fregat dan korvet, yaitu KRI Oswald Siahaan-354 dan KRI Fatahillah-361 saat ini tengah menjalani pemeliharaan dan perbaikan. Pekerjaan maintenance, repair, and overhaul (MRO) ini dilakukan di PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur.
PT PAL Indonesia resmi menggandeng galangan kapal asal Italia, Fincantieri S.p.A., untuk merombak dan memodernisasi KRI Sriwijaya-100. Kerja sama ini mengunci kepastian pembaruan teknis kapal perang eks-ITS Giuseppe Garibaldi yang kini masuk jajaran armada TNI AL.
Galangan kapal dalam negeri, PT PAL Indonesia, bersama perusahaan asal Prancis, Naval Group, sedang membangun dua unit kapal selam Scorpene Evolved untuk TNI Angkatan Laut. Pembangunan dilakukan di galangan PT PAL, Surabaya, Jawa Timur.
Industri pertahanan dalam negeri, PT PAL Indonesia, ditugasi untuk melaksanakan refurbishment dan retrofit kapal induk hibah dari Italia, ITS Giuseppe Garibaldi.
Kapal induk hibah dari pemerintah Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, akan dilakukan perbaikan atau refurbishment oleh industri pertahanan dalam negeri, PT PAL Indonesia bersama galangan asal Italia, Fincantieri.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali membeberkan pemeliharaan dan perawatan (harwat) kapal selam Scorpene Evolved bakal jauh lebih mudah. Kemudahan ini didorong oleh penguatan fasilitas galangan PT PAL Indonesia serta alih teknologi dari galangan Naval Group, Prancis.
PT PAL Indonesia menyatakan keinginan mereka untuk bekerja sama dalam pembangunan kapal otonom atau nirawak dengan Lloyd’s Register (LR), lembaga klasifikasi maritim asal Inggris.