INTERNASIONAL

Sekjen PBB: Tak Ada Tempat Aman di Jalur Gaza

Gaza
Situasi akibat konflik di Gaza (Foto: Dok. Unicef.org)

Jakarta, IDM – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan bahwa situasi di Jalur Gaza menjadi semakin buruk karena "tidak ada tempat yang aman bagi warga Palestina.

"Tingkat pertempuran dan kehancuran yang ekstrem di Gaza tidak dapat dipahami dan dimaafkan. Tidak ada tempat yang aman. Di mana-mana terdapat potensi zona pembunuhan," tulis Guterres melalui platform X, dikutip pada Rabu (17/7).

Baca Juga: Kecewa Terhadap Rezim Kim Jong Un, Diplomat Senior Korut Membelot ke Korsel

Menurutnya, sudah saatnya bagi para pihak terkait untuk menunjukkan "keberanian dan kemauan politik untuk akhirnya mencapai kesepakatan" dalam konflik yang pecah pada Oktober tahun lalu.

Secara terpisah, juru bicara Guterres Stephane Dujarric mengatakan bahwa PBB kembali menyerukan semua pihak untuk menghormati kewajiban berdasarkan hukum kemanusiaan internasional dan terus melakukan tindakan untuk menyelamatkan warga sipil.

“Tidak ada tempat yang aman di Gaza. Tidak ada tempat berlindung, tidak ada rumah sakit, dan tidak ada yang disebut zona kemanusiaan,” katanya melansir AA.

Baca Juga: Semakin Jauh dengan Rusia, Armenia Kembali Gelar Latihan Militer dengan AS

Israel, yang mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, telah menghadapi kecaman internasional karena terus melakukan serangan. Selain itu, Israel pun diyakini melakukan genosida oleh Mahkamah Internasional.

Menurut Kementrian Kesehatan Gaza, sekitar 38.700 warga Palestina telah terbunuh, yang sebagian besarnya adalah perempuan dan anak-anak. Sedangkan lebih dari 89.000 orang lainnya terluka. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.