Satgas Marinir Temukan Korban Bencana Banjir Bandang di Sumbar

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) II yang menjadi Satgas Search and Rescue (SAR) berhasil mengevakuasi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor serta lahar dingin Gunung Marapi di Sumatra Barat, Rabu (15/5).
Tim Satgas SAR yang dipimpin langsung Komandan Yonmarhanlan II Mayor (Mar) Deny Aprianto Putro tersebut berhasil menemukan seorang jasad laki-laki korban banjir bandang yang merupakan warga Jorong Galuang, Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam.
Baca Juga: Reuni Panglima TNI di Korem Tadulako, Keluar Berpangkat Kolonel Kembali Jadi Jenderal
Dalam proses evakuasi pada hari ketiga pascabencana, prajurit Yonmarhanlan II terdiri dari dua tim, yaitu tim 1 dipimpin oleh Lettu (Mar) Ronny Vellya Putra yang bergerak mulai dari daerah Sungai Jambu menyisir hingga ke wilayah Parambahan, Kabupaten Tanah.

Sedangkan tim 2 melaksanakan evakuasi korban di Nagari Bukit Batabuah, Canduang, Kabupaten Agam Provinsi yang dipimpin oleh Letda (Mar) Andre Zainal.
"Semoga dengan hadirnya kita di sini dapat membatu dan meringankan para korban bencana dan para korban yang belum ditemukan semoga segara ditemukan," ujar Deny, dikutip dari keterangan Dispen Kormar.
Baca Juga: TNI AD Akan Bangun Batalyon 746 di Flores, NTT
Berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BNPB per Selasa (14/5), jumlah korban akibat banjir lahar dingin dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumatra Barat tercatat meninggal dunia 58 orang.
Kemudian, tercatat korban hilang bertambah dari 27 menjadi 35 orang dalam pencarian. Sementara untuk keluarga yang terdampak, jumlahnya sebanyak 1.543 KK dan yang mengalami luka-luka sebanyak 33 orang. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































