Jumat, 4 April 2025

Rusia Sebut Hubungan Dekat Armenia dengan NATO Ganggu Stabilitas Regional

Jakarta, IDM โ€“ย Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova menyesalkan kedekatan Armenia dengan NATO, yang menurutnya telah menganggu stabilitas keamanan di wilayah Kaukasus Selatan.

Dilansir dari Reuters, Minggu (20/7), Zakharova mengatakan bahwa hubungan dekat Armenia dengan aliansi pimpinan Amerika Serikat (AS) tersebut โ€œtidak hanya menimbulkan penyesalan, tetapi juga kekhawatiran terhadap masa depan Armeniaโ€.

Baca Juga:ย OHCHR: Krisis Kemanusiaan, Anarki Tumbuh di Jalur Gaza

Dia menilai, pergeseran Yerevan yang condong ke Barat berisiko โ€œmengganggu stabilitasโ€ Kaukasus Selatan, wilayah di mana Rusia secara tradisional mempunyai pengaruh besar.

Armenia sendiri telah lama menjadi sekutu regional Rusia. Namun, Armenia memilih untuk mempererat hubungan dengan aliansi NATO dalam beberapa tahun terakhir karena hubungannya dengan Rusia semakin tegang.

Baca Juga:ย Balas Korut, Korsel Kembali Siarkan Propaganda di Perbatasan

Zakharova juga menyebut latihan militer AS-Armenia, yang dijadwalkan berakhir pada 24 Juli mendatang, telah menimbulkan kekhawatiran, terutama setelah Armenia menangguhkan partisipasinya dalam Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (Collective Security Treaty Organization/CSTO) yang dipimpin Rusia pada awal tahun ini.

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menilai CSTO, khususnya Rusia, gagal mencegah Azerbaijan melakukan operasi militer di wilayah Karabakh yang memicu eksodus lebih dari 100.000 penduduk etnis Armenia pada September tahun lalu. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer