Jumat, 4 April 2025

Rusia Perketat Pertahanan Usai dihantam Drone

Jakarta, IDM – Presiden Rusia Vladimir Putin perintahkan untuk memperkuat pertahanan di perbatasan setelah rentetan drone atau pesawat nirawak melesat jauh dan menghantam wilayah yang hanya berjarak 100 km dari Ibu Kota Moskow.

Dilansir dari The Independent, Kamis (2/3), Putin mendapatkan laporan dari Gubernur Rusia bahwa sebuah drone jatuh di dekat pangkalan gas alam di Kota Kolomna, sekitar 100 km arah tenggara Moskow. Serangan drone itu disebut sebagai operasi spionase dan sabotase yang berkembang terhadap Rusia oleh Ukraina dan sekutu Barat.

Baca Juga: Momen Kebersamaan Prabowo dan Presiden MBZ di UEA, Pererat Kerja Sama Pertahanan

Putin menginstruksikan Federal Security Service (FSB) untuk meningkatkan keamanan di empat wilayah aneksasi yaitu Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia. Drone yang menyerang Rusia disebut memiliki jangkauan hingga 800 km tetapi tidak memiliki kapasitas untuk membawa peledak dalam jumlah besar.

โ€œDinas intelijen Barat secara tradisional selalu aktif bekerja di Rusia, dan sekarang mereka telah mengerahkan personel tambahan, teknis, dan sumber daya lainnya untuk melawan kami. Kita perlu tindak lanjuti itu,โ€ ujar Putin.

Baca Juga: Kisah Kolonel Inf Sugiyono yang Berhasil Dapat Pin Emas dari Presiden Jokowi

Meskipun tidak ada laporan jiwa dan kerusakan yang signifikan, serangan selama dua hari kemarin menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan pertahanan Rusia yang telah menginvasi Ukraina. Beberapa pihak pro Kremlin memperingatkan bahwa serangan itu dapat menjadi bagian dari upaya Ukraina untuk menyelidiki kerentanan pertahanan Rusia. Sementara itu, pihak Ukraina tidak memberikan pernyataan apapun. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer