Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Mehan) Rusia menyebut telah mengerahkan jet tempur Su-30 untuk mencegat drone militer Reaper MQ-9 milik Amerika Serikat (AS) yang disebut mengudara di sekitar Laut Hitam pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Moskow Times, Senin (7/8), pesawat tempur itu dikerahkan sesaat setelah angkatan bersenjata Rusia mendeteksi drone MQ-9 bergerak menuju teritorial Rusia. Sehingga, jet tempur Su-30 dikerahkan untuk mencegah perbatasan udara negaranya dilanggar.
Baca Juga:ย Israel Akan Beli Puluhan Ribu Peluru Artileri 155 mm Senilai $60 juta
โSaat pesawat tempur Rusia mendekat, pesawat pengintai asing melakukan manuver putaran balik dekat perbatasan,โ kata Kemhan Rusia.
Setelah mencegat drone itu dari perbatasan negara Federasi Rusia, jet tempur Rusia dilaporkan kembali dengan selamat ke pangkalan udaranya. Penerbangan pesawat tempur Rusia pun dilakukan sesuai dengan aturan internasional.
Baca Juga: Inspeksi Militer, Presiden Korut Bertekad Tingkatkan Kesiapan Perang
โPesawat Rusia kembali dengan selamat ke pangkalan udaranya, tidak ada pelanggaran perbatasan,โ tambahnya.
Insiden yang melibatkan pesawat Rusia dan Barat telah berlipat ganda di Laut Hitam dan Laut Baltik dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Moskow juga mengklaim telah mencegat empat pesawat pembom strategis AS di atas Laut Baltik dalam dua insiden terpisah sealam satu minggu. (bp)