SUPER GARUDA SHIELD

Puluhan Tank BMP-3F Andalan Korps Marinir Siap Tempur pada Operasi Amfibi SGS 2023

Yontankfib 2 Marinir
Yontankfib 2 Marinir mengembarkasi puluhan tank BMP-3F ke KRI Surabaya-591 untuk persiapan operasi amfibi pada Super Garuda Shield 2023. (Foto: Dok. Pasmar 2)

Jakarta, IDM - Batalyon Tank Amfibi (Yontankfib) 2 Marinir mengerahkan kendaraan tempur tank BMP-3F untuk operasi amfibi pada latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield 2023 di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur.

Puluhan kendaraan tempur tank BMP-3F tersebut diembarkasi oleh Yontankfib 2 Marinir ke KRI Surabaya-591 di dermaga Koarmada II, Surabaya, Kamis (7/9).

Rencananya puluhan BMP-3F tersebut bergabung dengan kesenjataan, kapal perang, dan prajurit dari AS, Jepang, Australia, Singapura, Inggris dan Prancis yang tergabung dalam Indo-Pasifik untuk operasi latihan yang digelar mulai 31 Agustus-13 September.

Baca Juga: TNI AL Resmikan Dua Kapal PC 60 Meter di Batam, Ini Spesifikasinya

Komandan Yontankfib 2 Marinir Letnan Kolonel (Mar) Alfredo Yowel Antaribaba, mengatakan keterlibatan prajurit Kavaleri Marinir dalam latihan ini adalah bentuk komitmen dalam menegakkan tatanan berbasis aturan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

"Serta sebagai wujud solidaritas multilateral demi terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang stabil, aman, dan damai" kata Alfredo dikutip dari keterangan Pasmar 2, Jumat (8/9).

Dilansir dari Kompas.id, BMP-3F merupakan tank amfibi berjenis armoured personnel carrier yang dinilai lebih andal daripada pendahulunya, yakni tank PT-76 yang juga sama-sama buatan Rusia.

Baca Juga: Marinir TNI AL-US Bersama Angkatan Darat Jepang dan Singapura Gelar Drill Parsial Operasi Amfibi

BMP-3F pertama kali tiba di Indonesia pada 2010 sebanyak 17 unit. Kedatangan kedua BMP-3F pada 2013 sebanyak 37 unit. Saat ini, BMP-3F disiagakan di Markas Pasukan Marinir 2 Resimen Kavaleri 2 Marinir Surabaya dan di Markas Pasukan Marinir 1 Resimen Kavaleri 1 Marinir Jakarta.

Tank amfibi BMP-3F mampu mengisi amunisi dari rak amunisi secara otomatis. Selain itu, amunisi yang digunakan juga lebih besar. Selain itu, BMP-3F menggunakan amunisi berkaliber 100 mm, lebih besar dari PT-76 yang menggunakan amunisi 90 mm.

BMP-3F juga mampu menembakkan misil serta dilengkapi senjata lain berupa senapan mesin koaksial 30 mm dan PKT 7,62 mm. Fitur tersebut tidak tersedia di PT-76.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.