Prajurit Satgas Bajra Yudha Kostrad Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Jakarta, IDM – Panglima Koops Habema, Brigjen TNI Lucky Avianto menyebut jika komunikasi sosial (komsos) yang dilakukan prajurit TNI di wilayah perbatasan merupakan upaya percepatan guna mendukung pembangunan di wilayah Papua.
Hal tersebut disampaikannya usai Satgas Yonif 501/Bajra Yudha Kostrad yang merupakan salah satu jajaran Koops Habema di Papua membantu masyarakat untuk kerja bakti pembersihan lingkungan di Kampung Kamat.
Baca Juga: Pengamat Militer Soal Maung Garuda: Langkah Penting Menuju Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Komandan Satgas Yonif 501 Kostrad, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto mengatakan, dengan membantu masyarakat sekitar adalah bentuk perhatian kepada warga di sekitar pos.
“Prajurit TNI telah melakukan komunikasi sosial dengan tokoh masyarakat Kampung Kamat, terkait rencana kerja bakti pembersihan lingkungan. Setelah diskusi, disepakati waktu pembersihan pada hari Rabu (6/11) pagi dengan sektor pembersihan meliputi pembersihan jalan, selokan dan area sekitar pemukiman warga,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (7/11).
Baca Juga: Puluhan Prajurit Marinir TNI AL Mendarat di Pulau Bathrust Australia
Setelah persiapan selesai dilaksanakan, para prajurit TNI bersama warga Kamat antusias melaksanakan kegiatan pembersihan yang baru pertama kalinya dilakukan.
Area jalan, selokan dan sekitar pemukiman warga Kamat seluruhnya tidak lepas dari sentuhan tangan para prajurit TNI dan warga masyarakat yang bahu membahu kerja bakti pembersihan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































