Prajurit Marinir Indonesia dan AS Latihan Menembak hingga Jungle Survival di Lampung

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Marinir bersama Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) melaksanakan latihan menembak ofensif dan bertahan hidup di hutan (jungle survival) di Piabung, Lampung, Selasa (14/5).
Latihan tersebut merupakan rangkaian dari Cooperation Afloat Readines and Training (Carat) 2024. Prajurit marinir kedua negara juga melakukan materi latihan lainnya, seperti drill morse, menembak dengan senapan mesin serba guna (GPMG).
Baca Juga: Joint Minex Pandu, TNI AL dan Singapura Latih Kemampuan Deteksi Ranjau Laut
Kemudian, prajurit Yonif 9 Marinir dan Korps Marinir Amerika Serikat juga berlatih materi pertempuran jarak dekat (CQB) dan peperangan hutan (jungle ware fare).

Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Marinir Letkol (Mar) Fuzi Nugraha menyampaikan latihan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan operasional prajurit satuan operasi.
Baca Juga: Wujud Komitmen Kerja Sama, Belanda akan Kirim Fregat Tiap Dua Tahun

"Lalu, juga untuk peningkatan kemampuan dalam menjawab panggilan tugas yang saat ini berkembang secara dinamis," kata Fuzi, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (15/5).
Adapun latihan bersama Carat 2024 bertujuan untuk saling bertukar ilmu pertempuran prajurit sebagai bekal melaksanakan tugas tempur yang akan dilaksanakan dalam tugas serta meningkatkan hubungan bilateral negara. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































