Jumat, 4 April 2025

Prabowo Serahkan Helikopter Anti-Kapal Hasil Modernisasi kepada TNI AL

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan hasil modernisasi dan suku cadang kritis helikopter Panther AS565 MBe kepada TNI AL di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (24/1).

Penyerahan secara simbolis helikopter anti-kapal selam hasil modernisasi itu, diberikan Prabowo kepada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.

Dikutip dari keterangan Pen Puspenerbal, Kamis (25/1), helikopter Panther AS565 MBe hasil modernisasi tersebut berjumlah 8 unit. Namun, hanya 3 unit yang ditampilkan untuk penyerahan, karena 5 lainnya sedang digunakan dalam misi operasi dan pemeliharaan rutin.

Baca Juga:ย Pangdam: Situasi Intan Jaya Memanas Karena Isu Patung Yesus Ada Bom

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan pentingnya persiapan yang matang terkait modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), dalam hal ini helikopter Panther AS565 MBe.

“Semua harus dipersiapkan dengan baik. Karena hal itu sangat penting,” kata Jokowi

Selain itu, Prabowo juga mengatakan penambahan dan perbaikan alutsista akan semakin memperkuat TNI dalam menjawab tantangan-tantangan di masa depan.

Helikopter anti-kapal selam Panther AS565 MBe
Helikopter anti-kapal selam Panther AS565 MBe untuk memperkuat armada udara TNI AL. (IDM/Septo Kun Wijaya)

“Ini tentu juga semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki kekuatan pertahanan yang disegani di kawasan,” kata Prabowo.

Baca Juga:ย Poltekad Ciptakan Drone Pengintai Mirip Burung

“Pemerintah terus berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan pertahanan nasional guna menjaga kedaulatan dan keamanan negara,” tambah dia.

Panther AS565 MBe memiliki panjang 13,68 meter, tinggi 3,97 meter; dan berat kosong 2.380 kilogram. Helikopter anti-kapal selam ini dapat dioperasikan oleh 1 atau 2 pilot, dengan kapasitas angkut hingga 10 personel.

Sedangkan Panther AS565 MBe dilengkapi dengan mesin ganda Turbomeca Arriel 2C turboshaft; yang mampu terbang dengan kecepatan maksimal 306 kilometer per jam atau 165 knot.

Baca Juga:ย Panglima TNI Kunjungi Mako Paspampres Cek Alutsista

Helikopter ini mampu mencapai ketinggian maksimum hingga 5.865 meter atau 19.242 kaki; dengan rate of climb 8,9 meter per detik.

Selain itu, helikopter Panther AS 565 juga dibekali dengan sejumlah persenjataan, antara lain meriam M621 20 mm; roket 68 mm atau 70 mm; rudal matra Mistral udara-ke-udara; rudal AS 15 TT anti-permukaan; HOT rudal anti-tank; dan MK46 atau Whitehead A244 anti-kapal selam torpedo.

Helikopter yang berada di bawah Komando Skuadron 100 Wing Udara 2 Puspenerbal ini mampu mendeteksi keberadaan kapal selam yang dilengkapi dengan dipping sonar L3 ocean system DS-100 helicopter long-range active sonar (helras), yang dapat beroperasi optimal di laut dangkal, maupun dalam. (at)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer