INTERNASIONAL

Para Pemimpin Dunia Ucapkan Belasungkawa atas Gempa Cianjur

Gempa Cianjur
Rumah warga rusak akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat (Dok. Bnpb.go.id)

Jakarta, IDM - Bencana alam gempa yang terjadi di Cianjur pada Senin (21/11), telah membawa duka bagi seluruh warga Indonesia. Ucapan bela sungkawa pun berdatangan dari para pemimpin dunia antara lain Uni Emirat Arab, Prancis, Cina, Inggris, India, hingga Rusia.

“Kami berharap pemulihan cepat bagi mereka yang terluka dalam gempa bumi dan menegaskan kembali solidaritas UEA dengan Republik Indonesia, berdoa kepada Tuhan untuk melindungi negara dan rakyatnya dari bahaya,” ujar Presiden Uni Emirat Arab Mohamed Bin Zayed dilansir Spa.gov.sa.

“Indonesia terguncang gempa kuat yang membawa kehancuran dan memangsa nyawa. Duka cita mendalam untuk para korban. Prancis turut solider,” kata Presiden Prancis Immanuel Macron di Twitternya.

Presiden Cina Xi Jinping dilansir dari rilis Kedutaan Besar Cina untuk Indonesia mengungkapkan, "Atas nama pemerintah dan rakyat Tiongkok, Presiden menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kematian para korban dan simpati yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan dan yang terluka."

"Baru pekan lalu, saya merasakan sendiri kehangatan dan kemurahan hati serta kebaikan orang Indonesia. Doa kami untuk mereka (para korban)," tulis Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak melalui Twitternya.

“Sedih mendengar berita tentang hilangnya nyawa dan harta benda di Jawa Barat, Indonesia akibat gempa bumi. Duka saya bersama keluarga yang berduka. Semoga yang terluka cepat sembuh. India berdiri dalam solidaritas dengan Indonesia di masa sulit ini," ujar Perdana Menteri India juga melalui Twitter.

“Saya menyampaikan ucapan simpati dan dukungan yang tulus kepada keluarga dan kerabat mereka (korban) yang tewas, serta harapan penyembuhan secepatnya kepada semua orang yang menderita akibat bencana ini,” kata Presiden Rusia Vladimir Putin dilansir Kremlin.ru.

Baca: Parlemen Uni Eropa Sebut Rusia Pendukung Terorisme

Pemerintah Indonesia terus mengerahkan berbagai tim gabungan pencarian korban bencana gempa Cianjur bermagnitudo 5.6. Hingga rabu malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan data korban tewas bertambah menjadi 271 orang, 2.043 warga luka-luka, dan 40 lainnya masih hilang. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.