Jumat, 4 April 2025

Pangdam Kasuari Kunjungi Lokasi Penyerangan Posramil

Maybrat, IDM – Pasca peristiwa penyerangan Posramil Kisor, Kampung Kisor Distrik Aifat Selatan kab Maybrat Prov. Papua Barat yang mengakibatkan gugurnya empat prajurit TNI AD, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengunjungi lokasi Posramil, Maybrat, Papua Barat, Sabtu (4/09/21).

Pangdam hadir bersama Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandancan, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing dan didampingi Bupati Maybrat.Kunjungan ke Maybrat tersebut untuk memastikan situasi dan kondisi sekitar wilayah Kabupaten Maybrat setelah terjadinya pembantaian yang dilakukan oleh OTK yang diduga didalangi oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua.

Pangdam memastikan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Maybrat dalam kondisi aman dan hingga saat ini terus dilakukan penjagaan oleh jajaran Kodam XVIII/Kasuari bekerjasama dengan pihak Polri.

Penjagaan dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat didaerah tersebut khususnya disekitar Posramil dan menghimbau masyarakat untuk tidak takut dan bekerja sama untuk memberikan informasi keberadaan kelompok tersebut.

Pangdam memastikan akan menambah pasukan untuk perkuat pos-pos kita yang ada di depan sehingga masyarakat bisa bekerja seperti biasa.โ€œKami menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang apabila ada yang merasa masih merasa ketakutan saya memberikan jaminan keselamatan masyarakatโ€ujar Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga berkesempatan untuk bertemu dengan para Prajurit yang bertugas diwilayah Kabupaten Maybrat untuk memberikan semangat dan dukungan untuk meningkatkan moril Prajurit dalam bertugas.

โ€œKami disini mengecek langsung situasi dan kondisi Pos, selain itu memberikan dukungan moril prajurit kami yang sedang bertugas di daerah rawan di pelosok-pelosok supaya mereka tetap semangat untuk melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negaraโ€ujar Pangdam.

Hingga saat ini, gabungan Tim jajaran Kodam XVIII/Kasuari terus melakukan perburuan terhadap kelompok pelaku dan telah berhasil menangkap dua orang terduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Sejak peristiwa pembantaian terhadap Pos Koramil terjadi, Pangdam secara tegas langsung memerintahkan jajarannya untuk mengejar para pelaku sampai ketemu.

Dalam waktu satu hari sudah mendapatkan hasil titik temu untuk mengungkap peristiwa tersebut. Hingga saat ini terus dikembangkan siapa saja pelaku lainnya yang terlibat.

โ€œKita akan kejar terus pelaku-pelakunya mereka harus bertanggung jawab terhadap tindakan yang biadab dan tidak berperikemanusiaan karena tentara disini tidak pernah menyakiti hati rakyatโ€tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Maybrat meminta maaf kepada TNI atas kelakuan yang dilaksanakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab serta menyerahkan proses selanjutnya kepada Polri untuk mengungkap siapa dalangnya.

โ€œSituasi ini baru terjadi di sini elama ratusan tahun kehidupan di sini, pembantaian sesadis ini tidak pernah terjadi di daerah kami, tidak pernah terjadi dalam sejarah kamiโ€ujarnya. (wan/man)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer

Cikal Bakal Sekolah Penerbang Maguwo

SPR-2, Senapan Penembak Runduk Buatan Anak Bangsa