Pangdam Cendrawasih Beberkan Kondisi Terkini Pilot Susi Air

Jakarta, IDM - Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan menyatakan bahwa hingga saat ini pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera kelompok kriminal bersenjata di Papua dalam kondisi sehat.
"Memang dari laporan yang kami diterima terungkap bahwa pilot berkebangsaan Selandia Baru yang ditawan KKB dalam kondisi sehat," kata Pangdam di Jayapura, Papua, seperti dikutip dari Antara, Selasa, (4/7).
Saat ini, jelas Pangdam, personel TNI dan Polri terus mengedepankan upaya negosiasi untuk membebaskan Philip sandera dari tawanan KKB.
Baca Juga: Kapal Survei TNI AL KRI Dewa Kembar-932 Berganti Komandan
Hal senada juga disampaikan Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Mathius Fakhiri yang saat ini juga telah meminta bantuan keluarga Egianus Kogoya (pimpinan KKB) untuk membantu membebaskan pilot Susi Air.
Selain itu, Kapolda juga meminta bantuan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat agar sandera segera dibebaskan.
"Berbagai upaya dilakukan untuk membebaskan sandera dalam keadaan selamat dari tangan KKB. Kami berharap dengan dilibatkannya berbagai pihak maka dapat membantu proses pembebasan pilot itu," katanya.
Baca Juga: Danpasmar 2 Lepas Satgas Ambalat XXIX dan Latgabma Talisman Sabre 2023
Pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru itu disandera KKB sejak 7 Februari 2023 sesaat setelah Egianus Kogoya dan anggotanya membakar pesawat Susi Air yang dibawa Philip.
Mengenai sejumlah tuntutan dari KKB, Kapolda menegaskan bahwa untuk permintaan dana akan diserahkan ke Pemkab Nduga, sedangkan permintaan lainnya tidak akan dipenuhi.
"Kami tidak akan menyetujui permintaan KKB terkait senjata dan merdeka," tegas Fakhiri. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































