Jumat, 4 April 2025

NATO Berencana Tambah Pasukan Perdamaian Secara Permanen di Kosovo

Jakarta, IDM – Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menambah jumlah pasukan perdamaian secara permanen di wilayah Kosovo untuk menekam ketegangan dan menjaga situasi tetap terkendali.

โ€œKami sekarang sedang meninjau apakah kami harus melakukan peningkatan yang permanen untuk memastikan bahwa hal ini tidak lepas kendali dan menciptakan konflik kekerasan baru di Kosovo atau wilayah yang lebih luas,โ€ kata Stoltenberg melansir Reuters, Selasa (21/11).

Baca Juga:ย Armenia dan Azerbaijan Sepakati Prinsip Dasar Perjanjian Perdamaian

Kosovo mendeklarasikan kemerdekaannya dan memisahkan diri dari Serbia pada 2008. Dimana mayoritas penduduk Kosovo adalah etnis Albania, dengan 1,8 juta penduduk. Namun, hingga kini puluhan warga Serbia di perbatasan tidak mengakui deklarasi kemerdekaan Kosovo tersebut.

Sekitar 50.000 orang Serbia itu tidak bersikeras menganggap Beograd sebagai ibu kotanya. Mereka sering bentrok dengan polisi Kosovo dan pasukan penjaga perdamaian internasional seperti pada bulan September lalu.

Baca Juga: Ukraina: Serangan Drone Rusia Sebabkan Mati Listrik

NATO pun telah mengirim ratusan pasukan tambahan ke Kosovo dari Inggris dan Rumania usai bentrokan yang dipicu oleh boikot pemilu lokal dari warga etnis Serbia di Kosovo bagian utara tersebut.

Pasukan itu dikenal dengan nama KFOR, Pasukan penjaga perdamaian NATO khusus untuk Kosovo, yang telah beroperasi sejak 1999. Mereka berjumlah sekitar 4.500 tentara dari 27 negara. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer