Marinir Indonesia-Amerika Bersama AD Jepang dan Singapura Gelar Sinkronisasi Operasi SGS 2023

Jakarta, IDM - Korps Marinir TNI AL dan Amerika Serikat bersama Angkatan Darat Jepang dan Singapura melaksanakan sinkronisasi teknik dan taktik pendaratan khusus serta operasi darat di Surabaya, Selasa (5/9).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (7/9), kegiatan sinkronisasi yang dipimpin Mayor (Mar) Sigit Raharjo ini memaparkan konsep yang akan dilaksanakan pada saat puncak latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield 2023.
Baca Juga: Yazella dan Nina, Kowal Penerjun Payung dari Korps Marinir di KTT ASEAN
Sinkronisasi sangat penting untuk menyamakan presepsi, pola pikir dan tindak dalam pelaksanaan latihan bersama, agar tidak terjadi kekeliruan yang berakibat fatal dalam operasi, karena masing-masing peserta latihan mengetahui tugas dan tanggung jawabnya.

Setelah diadakannya sinkronisasi ini, diharapkan bakal sangat membantu untuk kesuksesan jalannya operasi yang akan dilatihkan oleh seluruh peserta.
Baca Juga: KSAU Pastikan Kesiapan Satgasud TNI AU untuk Pengamanan KTT ke-43 ASEAN
Sebelumnya, Super Garuda Shield putaran kedua ini merupakan evolusi dari pertukaran Garuda Shield yang pertama kali diadakan oleh Indonesia dan Amerika pada 2009. Kini, sebanyak 5.000 prajurit dari 17 negara bertemu mengikuti serangkaian pelatihan untuk meningkatkan kapabilitas.
Australia, Jepang, dan Singapura, bergabung sebagai peserta sejak 2022. Sementara Inggris dan Prancis baru berpartisipasi tahun ini. Kemudian, 12 negara lainnya bertindak sebagai pengamat, di anraranya Brasil, Brunei Darussalam, Kanada, Jerman, India, Malaysia, Belanda, Selandia Baru, Papua Nugini, Filipina, Republik Korea, dan Timor Leste.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































