Jumat, 4 April 2025

KSAL Tinjau Fasilitas Produksi Helikopter Anti-Kapal Selam di Italia, Lirik AW159?

Jakarta, IDM โ€“ย Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali melakukan kunjungan kerja ke Italia, pekan lalu. Pada kesempatan tersebut, Ali sempat meninjau beberapa fasilitas produksi dirgantara hingga ke galangan kapal.

Dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (28/9), Ali berkesempatan meninjau fasilitas produksi helikopter anti-kapal selam dan proses pembuatan kapal patroli multiguna atau Offshore Patrol Vessel (OPV) PPA.

“Selain menghadiri undangan dari Angkatan laut Italia, KSAL beserta sejumlah delegasi TNI AL juga berkesempatan melaksanakan peninjauan ke fasilitas produksi helikopter anti-kapal selam dan proses pembuatan kapal PPA,” ujar Kadispenal Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta, dalam keterangannya.

Baca Juga: Athan Timor Leste Kunjungi Akmil Bahas Pertukaran Taruna dan Tenaga Pendidikan

Adapun Italia salah satunya dikenal sebagai pemilik helikopter anti-kapal selam tercanggih di dunia, yakni AW159 buatan Leonardo, perusahaan multinasional yang fokus pada produksi dirgantara, pertahanan, dan keamanan.

Helikopter anti-kapal selam yang berjuluk Wildcat ini dikenal dengan teknologi super canggih dan dinilai menjadi pesaing AS565 MBe yang saat ini dimiliki TNI AL. Dilansir dari laman Leonardo, AW159 sudah dilengkapi dengan senjata LIG Nex1 Blue Shark buatan Korea Selatan.

Helikopter penerus Westland Lynx ini memiliki banyak komponen canggih, sepertiย electro optical device day and infra-red imagingย pada bagian depan AW159 dan berguna untuk melihat target secara visual dan berteknologi pencitraan inframerah.

Selainย electro optical device day and infra-red imaging, juga terdapat teknologi AESAย multi-mode surveillance radarย yang berbentuk benjolan lingkaran pada bawah AW159 untuk mendeteksi target di permukaan, seperti kapal dan memudahkan identifikasi.

Baca Juga: TNI AL Undang Korut dan Korsel Ikut Latihan MNEK 2025

AW159 juva memiliki kapasitas dalam menampung beberapa jenis senjata seperti torpedo, rudal, termasuk bom konvensional. Torpedo pada tersebut dapat disematkan sebanyak 2 buah di sisi kanan dan kiri helikopter berjenis Sting Ray.

Selain torpedo, AW159 juga bisa membawa rudal LMM Martlet dengan fitur tambahan sayap di sisi kanan dan kiri serta total dapat membawa 20 rudal. Tak hanya torpedo dan rudal Martlet, AW159 juga dapat membawa rudal Sea Venom yang ditempatkan sebanyak 4 buah rudal di sisi kanan dan kiri.

Sebagai helikopter anti-kapal selam, AW159 difasilitasi denganย active dipping sonarย pada bagian bawah dan berguna dalam mencari, mendeteksi, serta mengklasifikasi target bawah air. (at)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer

Cikal Bakal Sekolah Penerbang Maguwo

Ini Spesifikasi Pesawat Bomber B-52H Andalan AS

SPR-2, Senapan Penembak Runduk Buatan Anak Bangsa