HANKAM

KSAL Sambut Kunjungan Silaturahmi Ketum Porlasi

KSAL Sambut Kunjungan Silaturahmi Ketum Porlasi
(Dok Dispenal)

JAKARTA, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyambut kunjungan silaturahmi Ketua Umum (Ketum) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Laksda TNI (Purn) Darwanto di Lobby Gedung Utama Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/04). 

Kedatangan Ketum Porlasi yang didampingi Sekjen Porlasi Kolonel Laut (S) Dodik P, Wasekjen Porlasi Magdalena dan Kabidpers Wirontono guna mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut atas dipertandingkannya cabang olahraga layar yang melibatkan Porlasi pada event kompetisi olahraga perairan KSAL Cup 2021 yang berlangsung di Ancol di akhir tahun 2021 yang lalu serta menyampaikan rencana program kerja Porlasi Tahun 2022.

Yudo mengharapkan Laksda TNI (Purn) Darwanto untuk terus membina para atlet layar yang berprestasi dan berpotensi, sehingga olah raga perairan ini akan semakin maju, dan para atlet yang berpotensi nantinya dapat direkrut menjadi Prajurit TNI AL. Kunjungan silaturahmi tersebut ditutup dengan pertukaran cinderamata.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.