Sabtu, 29 Maret 2025

Korut Sebut AS Ancam Stabilitas Keamanan Internasional

Jakarta, IDM โ€“ย Korea Utara (Korut) mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah menyebabkan ketidakstabilan keamanan internasional. Hal ini berkaitan dengan rencana latihan militer bersama yang dilakukan antara AS dan Korsel pada 13-23 Maret di kawasan Semenanjung Korea.

“Semenanjung Korea berubah menjadi tempat praktik perang dan mesiu terbesar di dunia karena skema ekspansi militer yang dipimpin oleh AS dan para pengikutnya,” ujar Kementrian Luar Negeri Korut melansir KCNA, Selasa (7/3).

Baca Juga:ย Prabowo Diskusi Teknologi Militer Modern Bersama Mansour bin Zayed di UEA

Lebih lanjut, adanya ancaman itu dinilai harus ditanggapi Korut dengan pengembangan senjata nuklir untuk memastikan keseimbangan kekuatan di wilayah tersebut. Selain dengan Korsel, meningkatnya aktivitas militer antara AS dan Jepang, termasuk kontrak pembelian senjata antara keduanya, juga dinilai telah melewati batas dan tidak dapat ditoleransi.

โ€œLatihan dan retorika dari sekutu secara tidak bertanggung jawab meningkatkan tingkat konfrontasi,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintahan Joe Biden dan Yoon Suk-Yeol berencana akan melakukan latihan militer skala besar selama 10 hari pada bulan ini. Latihan itu disebut sebagai bentuk pertahanan diri yang diperlukan untuk menghadapi ancaman program rudal balistik dan senjata nuklir Korut.

Baca Juga:ย Kembangkan Pesawat Nirawak, Turki Berambisi Jadi Aktor Penting dalam Industri Pertahanan Global

Korut pun menyerukan adanya peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar menghentikan serangkaian aktivitas militer bersama yang dikhawatirkan menyebabkan adanya eskalasi lebih lanjut.

“PBB dan komunitas internasional harus mendesak AS dan Korea Selatan untuk segera menghentikan pernyataan provokatif dan latihan militer bersama mereka,” pungkasnya. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Jaga Tradisi Mudik Bersama, Mabesad Berangkatkan 1.467 Pemudik

Jakarta, IDM โ€“ Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat (Irjenad) Letjen Erwin Djatniko melepas bus yang membawa peserta mudik bersama di Markas Besar TNI Angkatan Darat di Jakarta, (27/3). Sebanyak 35 bus diberangkatkan, mengangkut 1.467 peserta....

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer