Korut Kembali Peringatkan Tindakan Tegas atas Kampanye Propaganda Korsel

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) kembali menegaskan pihaknya akan bertindak tegas atas kampanye propaganda terbaru yang dilakukan oleh para aktivis Korea Selatan (Korsel) pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari KCNA, Senin (15/7), pernyataan itu diungkapkan oleh Kim Yo Jong, pejabat penting sekaligus adik Presiden Kim Jong Un, yang menandakan Korut akan kembali mengirim balon pembawa sampah ke Korsel. Ia menyebut bahwa selebaran propaganda dan sampah dari Korsel lagi-lagi ditemukan di wilayah perbatasan pada Minggu pagi waktu setempat.
Baca Juga: Korsel Siapkan Senjata Laser untuk Jatuhkan Drone Korut, Dinamai ‘Star Wars’
"Badan keamanan publik dan keamanan negara di semua tingkatan di dekat perbatasan kini melakukan pencarian, membakar dan membuang sampah yang ditemukan… Meskipun Korut telah berulang kali memperingatkan, para pengganggu Korsel tidak menghentikan permainan kasar dan kotor ini," kata Kim.
“Kami telah melakukan tindakan pembalasan dalam situasi seperti ini sebelumnya. Klan Korsel akan lelah menanggung malu yang pahit dan harus siap membayar harga yang sangat tinggi atas permainan kotor mereka,” tambahnya.
Sebelumnya pada akhir Mei lalu, Korut mulai mengirim balon yang membawa kertas bekas, potongan kain, puntung rokok hingga pupuk kandang ke Korsel sebagai bentuk pembalasan. Korut terakhir kali mengirim balon pembawa sampah itu pada akhir Juni.
Baca Juga: Intel Rusia: Prancis Berencana Kirim 2.000 Tentara ke Ukraina
Selama bertahun-tahun, kelompok yang dipimpin oleh aktivis Korsel dan pembelot Korut telah menerbangkan balon-balon berukuran besar yang membawa selebaran anti-Pyongyang, USB berisi lagu-lagu K-pop dan drama Korsel ke Korut.
Menurut para ahli, Korut memandang pengiriman balon Korsel tersebut sebagai provokasi yang dapat mengancam rezim Kim Jong Un. Sebab, Korut sangat membatasi akses terhadap informasi dari negara lain bagi rakyatnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































