Korut Bantah Klaim AS Tentang Pasok Senjata ke Rusia

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) membantah klaim Amerika Serikat (AS) bahwa mereka mengirim pasokan senjata ke Rusia, Selasa (8/11). Korut menganggap klaim AS tersebut tidak mendasar dan bertujuan untuk membentuk citra negatif Korut di mata internasional.
Dilansir dari KCNA media resmi pemerintah Korut, Selasa (8/11), Korut menyatakan bahwa “Kami tidak pernah melakukan transaksi senjata dengan Rusia dan bahwa kami tidak memiliki rencana untuk melakukannya di masa depan.”
Dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa alasan AS terus-menerus menyebarkan rumor transaksi senjata adalah untuk menciptakan citra negatif Korut di dunia internasional. Ditambah lagi, klaim ini merupakan upaya AS untuk mempengaruhi anggota Dewan Keamanan PBB agar AS dapat menerapkan sanksi terhadap Korut.
“Kami menganggap langkah AS itu sebagai bagian dari upaya permusuhannya untuk menodai citra Korut di arena internasional dan menerapkan resolusi sanksi DK PBB terhadap Korut,” ujar dia.
Baca: J-20 Hingga C919 Meriahkan Pameran ‘Airshow China’
Pada minggu lalu, Jubir Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby mengklaim bahwa AS memiliki informasi yang mengindikasikan bahwa Korut diam-diam melakukan transaksi senjata dengan Rusia. Menurut Kirby, pengiriman tersebut dilakukan melalui negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































