Jakarta, IDM โ Akibat kontak tembak antara TNI-Polri dengan OPM beberapa waktu lalu, warga Distrik Bibida mengungsi ke Gereja Katolik Paroki Salib Suci Madi, Kampung Madi. Menurut Dandim 1703/Deiyai Letkol Inf I Wayan Dedi Suryanto mereka mendirikan tenda bekerjasama dengan RSUD Paniai.
“Kami bersama pihak RSUD Paniai mendirikan tenda pengungsian dan di bantu sama warga Kampung Madi menyelesaikan pekerjaan tersebut agar cepat di gunakan oleh warga yang pengungsian dari Distrik Bibida,” kata Dandim dalam keterangan resminya Pendam XVII/Cendrawasih dikutip, Kamis, (20/6).
Baca Juga: Mayor Pnb Suyanto, Perwira TNI AU yang Berhasil Rampungkan Pendidikan Setingkat Sesko di Spanyol
Ia menjelaskan tenda ini didirikan akibat jumlah pengungsian semakin bertambah. “Sejumlah personil Babinsa dari Koramil 1703-01/Enarotali bergerak cepat menbantu pihak RSUD Paniai,” jelas Dandim.
Kepala Distrik Bibida Yoriz Zonggonau juga berterima kasih kepada Anggota Babinsa Koramil 1703-01/Enarotali, atas gerak cepatnya membantu mendirikan Tenda pengungsian.
Baca Juga: Bertolak Menuju Solo, KSAU Lakukan Kunjungan Kerja di Lanud Adi Soemarmo
โSaya atas nama masyarakat Distrik Bibida menyampaikan terima kasih banyak kepada Danramil berserta anggotanya karena langsung langsung turun membantu masyarakat yang mengungsi sekaligus memberikan semangat agar tetap sabar dalam menghadapi situasi seperti saat ini,” kata Kepala Distrik Bibida. (rr)