Jakarta, IDM โ Ratusan peluru artileri Amerika Serikat (AS) sisa Perang Dunia Kedua ditemukan di sebuah sekolah di Ibu Kota Honiara, Kepulauan Solomon pada beberapa waktu lalu.
Royal Solomon Islands Police Force (RSIPF) mengatakan bahwa lebih dari 200 peluru artileri yang belum digunakan itu ditemukan di Sekolah St. Nicholas, dekat Rumah Sakit Nasional, saat sebuah lubang sedang digali untuk pembuangan limbah. Kegiatan belajar mengajar di sekolah itu pun dihentikan selama beberapa hari kedepan.
Baca Juga:ย Menlu AS Sebut Israel Terima Proposal Gencatan Senjata Baru di Gaza
โSebanyak lebih dari 200 proyektil AS telah dipindahkan ke lokasi aman di Hell’s Point dengan dukungan Angkatan Pertahanan Australia dan sekarang menunggu pemusnahan yang aman,” kata Direktur RSIPF EODD, Clifford Tunuki melansir Rsipf.gov.sb, Rabu (21/8).
Honiara diperkirakan dipenuhi dengan ribuan bom dan peluru yang tertinggal di medan perang setelah Pertempuran Guadalcanal yang berlangsung selama enam bulan dan berakhir pada tahun 1943.
Baca Juga: Korsel dan AS Gelar โUlchi Freedom Shield 2024โ
Sebelumnya pada 2021, lebih dari 100 bom tidak meledak sisa Perang Dunia Kedua juga ditemukan di halaman belakang sebuah rumah warga di Honiara, ketika sedang menggali untuk septic tank. (bp)