Kamis, 3 April 2025

Kerahkan Pesawat C-130J Super Hercules, Indonesia Kirim Hibah Senjata dan Amunisi ke Kamboja

Jakarta, IDM โ€“ Pesawat C-130J Super Hercules milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) dikerahkan untuk mengirim hibah senjata dan amunisi pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, untuk Komando Pasukan Khusus Tentara Royal Kamboja, Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja (RCAF), Kamis (29/8).

“Pengiriman hibah senjata dan amunisi ini diberangkatkan ke Kamboja dengan pesawat C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta,” tulis Humas Kemhan dikutip dari laman resminya, Jumat (30/8).

Baca Juga: Dilanda Kekeringan, Koramil Gerung Bersama Damkar Distribusikan Air Bersih untuk Warga di Lombok Barat

Dalam misi kali ini, pesawat C-130J akan menempuh rute Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Lanud Raden Sadjad Natuna terlebih dahulu, dan pemberhentian terakhir di Phnom Penh, Kamboja.

Mayor Pnb Ulung Purwodanta bertindak sebagai pilot in command dalam misi kali ini dengan 12 kru pesawat dan 3 orang observer yang berasal dari Sops TNI dan Sops TNI AU.

(Foto: Dok. kemhan.go.id)
(Foto: Dok. kemhan.go.id)

Hibah senjata dan amunisi ini, disebut Kemhan menjadi wujud nyata atas kemampuan Indonesia dalam mempromosikan keunggulan produksi dalam negeri.

Baca Jaga: Sidak Alutsista di Yonkav 5/DPC, Begini Kondisinya

“Misi ini juga menjadi ajang promosi bagi industri pertahanan dalam negeri yang terus berkembang,” kata Dirjen Kuathan Kemhan Marsda TNI H. Haris Haryanto dalam sambutannya saat memimpin acara serah terima dan pengiriman hibah.

Selaras dengan hal itu, Haris menambahkan bahwa kegiatan ini dapat mempererat hubungan bilateral dan kerja sama di antara Indonesia dengan Kamboja untuk memastikan keamanan dan mendukung terciptanya stabilitas di kawasan.

Baca Juga: Kaskoopsudnas Ungkap Rencana Demo Udara HUT ke-79 TNI, Flypast Pesawat hingga Drone Theatrical

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, M. Herindra saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI pada awal Juni 2024 mengungkap, hibah ini dilaksanakan dengan pertimbangan berbagai aspek, yaitu secara strategis dapat mendukung dan selaras dengan renstra pembangunan pertahanan serta dapat meningkatkan kekuatan dan persiapan pertahanan.

โ€œRencana hibah ini berupa senjata dan munisi baru produksi PT Pindad yang berasal dari pengadaan Kemhan tahun anggaran 2021 dengan nilai Rp 8 miliar lebih,โ€ kata Wamenhan dalam paparannya. (yas)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer