HANKAM

Kapuskod Kemhan Hadiri Diskusi Peningkatan Daya Saing Industri Nasional

Kapuskod Kemhan
Kapuskod Baranahan Kemhan Brigjen TNI Abu Hanifah (tengah). (Foto: Dok. Humas Puskod Kemhan)

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Kodifikasi Baranahan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Abu Hanifah Nur menjadi narasumber dalam kegiatan diskusi yang digelar Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (31/10).

Acara yang digelar dalam upaya mendukung peningkatan daya saing industri nasional serta memperluas akses pasar di rantai pasok global industri pertahanan tersebut mengangkat tema “Peluang Perluasan Akses Pasar Industri Nasional Pada Rantai Pasok Global Industri Pertahanan”.

Baca Juga: TNI Libatkan 814 Prajurit dalam Latihan ‘Keris Woomera’ Bersama Australia

Dalam paparan berjudul “Strategi Kodifikasi Nasional dalam mendukung Industri Pertahanan di Pasar Global”, Abu selaku Direktur National Codification Bureau (NCB) Indonesia menjelaskan Nomor Sediaan Nasional (NSN) yang merupakan sistem kodifikasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan persediaan barang secara seragam.

“Selain itu juga peran pemerintah dalam mendukung industri nasional untuk mendapatkan NSN dan peluang pemasaran ke negara-negara NATO melalui NSN,” terangnya.

Baca Juga: Indonesia dan Turki Bangun Kapal Cepat Rudal 70 Meter untuk TNI AL

NSN adalah kode materiil yang ditetapkan oleh Pusat Kodifikasi Badan Sarana Pertahanan Kemhan yang memberikan informasi tentang berbagai hal seperti nama, harga, karakteristik, produsen sampai dimensi.

NSN yang terdiri dari 13 digit angka memiliki beberapa manfaat di antaranya memudahkan identifikasi dan pertukaran informasi logistik antar negara, memfasilitasi dukungan logistik dan manajemen data secara internasional, serta standarisasi dan interoperability. NSN juga diakui oleh pemerintah Amerika Serikat, NATO, dan beberapa pemerintah lain di dunia. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.