Jakarta, IDM – Jepang menggelar Parade Armada Angkatan Laut (AL) Internasional untuk pertama kalinya selama tujuh tahun di Teluk Sagami, Jepang, Minggu (6/11). Sejumlah kapal dari 12 negara ikut berpartisipasi sekaligus menunjukkan persatuan saat Korea Utara (Korut) menembakkan sejumlah rudal.
Dilansir dari Kyodo, Minggu (6/11), Perdana Menteri Kishida berpidato dalam pembukaan parade di kapal induk Jepang Izumo. Kishida berjanji akan memperkuat pertahanan Jepang, setelah Korut meluncurkan rudal balistik, termasuk rudal balistik antar benua, lebih sering dari sebelumnya sejak awal tahun ini.
โKorea Utara menembakkan rudal yang terbang di atas negara kami,โ Ujar Kishida, mengacu pada rudal yang diluncurkan pada 4 Oktober
Kishida menekankan bahwa Jepang mengutuk program nuklir dan rudal Korut, serta menghimbau perwakilan negara-negara yang hadir untuk tetap waspada dan bersiap bersiap menghadapi ancaman apa pun.
โKami tidak pernah bisa mentolerir pengembangan nuklir dan rudal Korut. Lingkungan keamanan di sekitar negara kita dengan cepat menjadi lebih parahโ Ujar Kishida.
Parade AL Internasional ini melibatkan 38 kapal yang 18 diantaranya berasal dari negara mitra seperti Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), Inggris, Australia, dan Singapura. Sementara sebanyak 33 pesawat terbang, termasuk pesawat patroli pemburu kapal selam dan helikopter juga ikut berpartisipasi.
Baca: KRI Dorang-874 dan KRI Bawal-875 Ikuti Latma Cassoex di Australia
Pelaksanaan Parade tahun ini sekaligus memperingati 70 tahun berdirinya Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF). Jepang telah melakukan parade ini secara berkala setiap tiga tahun, namun pada tahun 2019, parade ini terpaksa dibatalkan karena badai topan yang melanda Jepang. (bp)