Jakarta, IDM โย Jepang dan Australia sepakat untuk meningkatkan latihan militer gabungan, di tengah kekhawatiran usai Cina melakukan pelanggaran wilayah udara dan perairan Jepang.
Kesepakatan itu diraih oleh Menhan Jepang Minoru Kihara dan Menlu Jepang Yoko Kamikawa bersama Menhan Australia Richard Marles dan Menlu Australia Penny Wong dan di Kota Queenscliff, Australia.
Baca Juga:ย Ukraina-Irlandia Sepakati Kerja Sama Keamanan dan Dukungan Jangka Panjang
“Kami menyampaikan keprihatinan tentang meningkatnya aktivitas militer Cina di sekitar Jepang, khususnya pelanggaran wilayah udara Jepang oleh pesawat militer Cina pada tanggal 26 bulan lalu,” tulis Kementrian Luar Negeri Jepang melansir Mofa.gov.jp, Jumat (6/9).
“Kami menegaskan akan lebih memperkuat kerja sama melawan upaya sepihak untuk mengubah status quo melalui kekerasan atau paksaan,” tambahnya.
Baca Juga: Kendali atas Koridor Philadelphia, Tuntutan PM Israel yang Hambat Perundingan Damai Gaza
Sejalan dengan itu, kedua negara sepakat untuk meningkatkan latihan gabungan guna memperkuat interoperabilitas dan deterens. Tahun depan, Australia akan berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam Orient Shield, latiha tahunan antara Angkatan Darat Amerika Serikat dan Jepang. (bp)