Jakarta, IDM โ Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon (UNIFIL) melaporkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah melakukan serangan terhadap markas pasukan tersebut, yang menyebabkan dua prajurit terluka pada Kamis (10/10).
“Dua pasukan penjaga perdamaian terluka setelah tank Merkava milik IDF menembakkan senjatanya ke menara observasi di markas UNIFIL di Naqoura, yang langsung mengenai menara tersebut dan menyebabkan mereka terjatuh,” tulis UNIFIL melalui platform X, Kamis (10/10).
Baca Juga: AS Desak Israel Segera Atasi Krisis Kemanusiaan Akibat Konflik di Gaza
“Untungnya, kali ini lukanya tidak serius, tetapi mereka masih dirawat di rumah sakit,” tambahnya, tanpa menyebutkan asal negara dua prajurit yang terluka tersebut.
Selain itu, UNIFIL mengungkapkan bahwa IDF juga menembaki lokasi PBB di Labbouneh, mengenai pintu masuk bunker tempat pasukan penjaga perdamaian berlindung, dan merusak kendaraan serta sistem komunikasi. Sebuah drone IDF pun disebut terbang hingga ke pintu masuk bunker tersebut.
Baca Juga: Netanyahu Berbicara dengan Biden, Israel Bertekad Serangan Balasan ke Iran akan Mematikan
“Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional,” tegas UNIFIL, seraya menambahkan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan IDF.
Sementara, IDF maupun otoritas militer Israel hingga kini belum mengeluarkan pernyataan apapun terkait serangan tersebut. (bp)