Ini Upaya TNI AL Tekan Pelanggaran Disiplin Prajurit

Jakarta, IDM - TNI AL menggelar diskusi dan rapat terbatas yang bertujuan menemukan solusi sekaligus metode terbaik untuk menekan pelanggaran disiplin prajurit, Mabesal, Jakarta, Rabu (14/6).
Dalam diskusi tersebut, Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal) menyampaikan komunikasi menjadi hal penting dalam permasalahan tindak kekerasan oleh prajurit.
"Jam komandan serta pendekatan interpersonal juga harus dilakukan jika peristiwa kekerasan itu telah terjadi, sehingga dapat diketahui akar penyebabnya," ungkap perwakilan Disbintalal Kolonel Laut (KH) Abdurrohman dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (15/6).
Baca Juga: KRI Bima Suci Ikut L’Armada 2023 di Prancis, Tampilkan Budaya Indonesia
Sementara itu, Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) menjelaskan sejumlah upaya preventif dilakukan, di antaranya update alat tes psikologi dalam menjaring dan pendampingan melekat pada calon prajurit selama proses pendidikan dasar militer.
Kemudian, observasi dan pendampingan saat proses pendidikan pasukan khusus, meningkatkan kesejahteraan psikologi prajurit melalui flying psychologist hingga psikoedukasi melalui berbagai media publikasi.
Baca Juga: Koarmada II Gelar Latihan Posko Pasukan Pemukul Reaksi Cepat
Tak hanya itu, Dinas Hukum Angkatan Laut (Diskumal) mengungkapkan upaya pencegahan yang dilakukan dengan meningkatkan kesadaran hukum ke jajaran TNI AL, mulai di lingkungan Lanal hingga Lantamal.
"Mendata perkara tindak pidana dan pelanggaran yang dilakukan prajurit dan PNS serta menekankan kepada para Kadiskum Kotama, Lantamal dan Pakum untuk melaksanakan penyuluhan hukum dan jam komandan," ujar Sekdiskumal Kolonel Laut (KH) Imam Subekti. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































