Jumat, 4 April 2025

Ini Hasil Investigasi Sementara Penyebab Jatuhnya Heli Bell 412 TNI AD

Jakarta, IDM – TNI AD melalui Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari resmi merilis hasil investigasi sementara jatuhnya Helikopter Bell 412 milik TNI AD di Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu.

Menurut Hamim, berdasarkan hasil investigasi sementara, jatuhnya Heli Bell 412 dengan nomer registrasi HA 5187 disebabkan faktor cuaca. Dia menyebutkan, saat melakukan penerbangan, cuaca di wilayah tersebut hujan dan berkabut.

“Penyebab dominannya adalah aspek cuaca di wilayah tersebut yang ditutupi kabut dan hujan rintik-rintik,” katanya dikutip dari Kompas, Minggu (4/6).

Baca Juga:ย Mengenal Satgas BGC TNI dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB

Akibatnya, Heli yang digunakan untuk latihan dropping logistik tersebut mengalami nose up (hidung atau bagian depan pesawat naik) sehingga kecepatan helikopter menurun.

“Pada ketinggian 6.500 tiba-tiba kapten pilot merasakan nose up dan kecepatan pesawat mulai berkurang,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut dia, dalam hitungan detik Heli Bell 412 terkena down-draff (hetakan ke bawah) kemudian kapten pilot kehilangan ketinggian.

Baca Juga: Selesaikan Latihan Pratugas Prajurit Yonif Raider 300/BJW Akan ke Papua Hadapi KKB

“Saat itu pilot berusaha menstabilkan posisi pesawat agar tetap dalam keadaan level seharusnya,” ungkap dia.

Helikopter Bell 4120, sambung dia, mengalami penurunan ketinggian dari 6.100 ke 5.400 dengan VSI 2.000 FPM.

“Kondisi cuaca ekstrem tersebut telah mengakibatkan pesawat akhirnya jatuh. Demikian secara garis besar yang dapat saya sampaikan,” terangnya. (rr)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer