HANKAM

Hadapi Tantangan yang Dinamis, KSAL Upayakan Pemenuhan dan Modernisasi Alutsista Armada RI

HUT Armada RI
Para prajurit TNI AL di bawah jajaran Koarmada I melakukan demo penyelamatan dari peperangan anti-udara di Pondok Dayung, Jakarta, Selasa (5/12). (IDM/Aini Tartinia)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, menekankan upaya pembinaan kemampuan dan pembangunan TNI AL untuk mendukung Armada RI dalam menjawab tantangan yang semakin dinamis.

Hal tersebut disampaikan Ali dalam sambutannya di peringatan Hari Armada RI ke-78 yang digelar terpusat di Pangkalan Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (5/12).

HUT Armada RI
Aksi pesawat Bonanza G-36 berperan sebagai musuh dan melakukan serangan udara dengan menjatuhkan bom di dermaga Pondok Dayung, Jakarta, Selasa (5/12). (IDM/Aini Tartinia)

"Tantangan berupa ancaman tradisional maupun non-tradisional. Prajurit Armada harus adaptif dan responsif terhadap setiap potensi ancaman yang mengganggu keamanan dan kedaulatan negara," ujar Ali.

Baca Juga: Pengamat Respons Penambahan Anggaran Pertahanan: Untuk Penuhi Target Kekuatan Pokok Pertahanan

Hal ini, kata dia, mencakup pemenuhan dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) peningkatan fasilitas pendukung operasi serta pengembangan manajemen operasi dan dukungan logistik.

HUT Armada RI
Helikopter Panther HS-1311 bermanuver dalam penyalamatan dari peperangan anti-udara di Pondok Dayung, Jakarta, Selasa (5/12). (IDM/Aini Tartinia)

"Yang lebih utama, yaitu pendidikan dan pelatihan guna mewujudkan prajurit yang profesional," lanjutnya.

Peringatan Hari Armada RI ke-78 ini juga diwarnai penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Kesetiaan, penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa, dan Bendera Artileri kepada prajurit dan KRI berprestasi.

HUT Armada RI
Kendaraan taktis (rantis) lapis baja Kopaska bergerak mengejar musuh sembari membawa prajurit yang menembak dari atas mobil, Pondok Dayung, Jakarta. (IDM/Aini Tartinia)

Baca Juga: Kuasa Hukum Pembunuh Imam Masykur Minta Oknum Tiga Prajurit Jangan Dihukum Mati

Selain itu, ada penampilan defile serta demonstrasi prajurit Kopaska Koarmada I, Dislambair Koarmada I hingga Marinir Pertahanan Pangkalan I yang melakukan penyelamatan dari peperangan anti-udara menggunakan drone, kapal laut, pesawat hingga helikopter.

Ada juga parade prajurit TNI AL yang mewakili Koarmada RI, Koarmada I, Koarmada II, dan Koarmada III, medley lagu Nusantara hingga flashmob dengan menampilkan kesenian nusantara, yakni tari Reog Ponorogo. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.